Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Jumlah penumpang PT Angkasa Pura I selama tiga bulan pertama meningkat signifikan. Sampai Maret, tercatat 19,6 juta penumpang menggunakan Bandara milik perusahaan pelat merah ini. Angka ini naik 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 16,1 juta penumpang.
" Bandara Adi Soemarmo, Solo, mencatat pertumbuhan tertinggi, yaitu 50,3 persen, diikuti Bandara El Tari Kupang 45,7 persen, Bandara Internasional Lombok 43,6 persen, dan Bandara Sam Ratulangi Manado 26,3 persen," kata Corporate Secretary Angkasa Pura I, Farid Indra, di Jakarta, dikutip dalam keterangannya, Jumat 29 April 2016.
Farid mengatakan kondisi perekonomian yang membaik menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan jumlah penumpang.
" Selain itu, ada penambahan rute-rute baru, termasuk penambahan umrah dari beberapa maskapai, juga memberikan dampak yang cukup signifikan," kata dia.
Menurut catatan Angkasa Pura I, sejak Desember 2015 hingga April 2016, tercatat ada dua belas penambahan rute baru, termasuk di antaranya penerbangan umrah Lion Air Banjarmasin, Jeddah, Madinah. Lalu, pada 3 Mei 2016 nanti, Garuda Indonesia juga akan membuka penerbangan langsung Solo-Jeddah.
Farid mengatakan penambahan frekuensi penerbangan dari maskapai penerbangan juga cukup agresif di awal tahun ini. " Setidaknya ada empat penambahan frekuensi penerbangan dari dan ke bandara-bandara Angkasa Pura I," kata dia.
Salah satu strategi yang ditempuh BUMN ini untuk mengejar pertumbuhan penumpang adalah program collaborative destination development (CDD), yaitu program diskusi yang mempertemukan operator bandara, maskapai, agen wisata, dan pemerintah daerah untuk mendorong pariwisata. CDD sendiri telah digelar di empat kota, yaitu, Manado, Solo, Lombok, dan Kupang.
" Hasilnya luar biasa. Ini dibuktikan dengan pertumbuhan trafik tertinggi yang dipegang oleh empat bandara tuan rumah CDD," kata dia.
Angkas Pura I juga mengatakan perusahaan membuka peluang-peluang kerja sama untuk membuka rute-rute baru. " Saat ini, pertumbuhan ekonomi semakin bergerak ke arah timur Indonesia, sehingga demand untuk point to point flight ke seluruh Nusantara diperkirakan akan semakin besar," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya