Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Malaysia
Dream - Pemerintah Kerajaan Malaysia tengah mencari tokoh-tokoh di sektor keuangan syariah yang dianggap layak mencapat penghargaan The Royal Award for Islamic Finance (The Royal Award). Para pemenang dijadwalkan akan menerima penghargaan dalam Dinner dan Award Presentation pada 2 September 2014 serta uang tunai kurang lebih Rp 3 miliar.
Penganugerahan sendiri dibuat dalam kaitannya dengan gelaran Global Islamic Finance Forum 2014 (GIFF 2014).
The Royal Award, yang diadakan setiap dua tahun sekali, terselenggara berkat kerja sama antara Bank Negara Malaysia dan Securities Commission Malaysia di bawah inisiatif Malaysia International Islamic Financial Centre (MIFC).
Penghargaan The Royal Award merupakan penghormatan dan pengakuan masa depan keuangan Islam yang prestasi dan inovasinya memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi global dan kemajuan sosial masyarakat di seluruh dunia.
The Royal Award telah melihat adanya peningkatan jumlah nominator sebesar 25 persen sejak penghargaan perdana diserahkan pada tahun 2010. Para nominator datang dari seluruh penjuru dunia.
“ Ini adalah kepemimpinan dan dedikasi yang luar biasa dari pelopor dan visionaries keuangan Islam. Sistem ini telah berkembang pesat di negara-negara muslim dan non-muslim,” kata Tun Musa Hitam, Ketua Panel Juri The Royal Award seperti dikutip Dream dari laman Zawya, Rabu, 20 Agustus 2014.
Sebuah panel juri beranggotakan tujuh orang dari dunia internasional yang independen akan memilih individu yang layak untuk diberi penghargaan. Panel juri terdiri dari para pemimpin dan pakar industri keuangan Islam yang mewakili berbagai lokasi geografis di Asia, Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Serikat.
Kriteria seleksi mencakup kontribusi yang luar biasa setiap nominator terhadap keuangan Islam global, baik secara kualitatif dan kuantitatif. Kontribusi tersebut termasuk inovasi keuangan dan kepeloporannya, kepemimpinan yang luar biasa, adopsi dan pengakuan keuangan Islam dalam industri. Juga nominator telah menjadi inspirasi dan memiliki pengaruh terhadap kemajuan dan perkembangan keuangan Islam di masa depan.
Penerima The Royal Award akan menerima medali, sertifikat penghargaan dan uang tunai US$ 250 ribu atau sekitar Rp 2,9 miliar. Penerima juga akan menjadi pembicara untuk mendidik masyarakat tentang peran keuangan Islam dalam ekonomi global melalui kuliah industri dan publik, seminar dan konferensi.
Penerima The Royal Award sebelumnya adalah Iqbal Khan pada 2012 dan Shaikh Saleh Abdullah Kamel pada tahun 2010. The Royal Award tahun 2010 juga mengakui kontribusi almarhum Dr Ahmad El-Naggar. Sering disebut sebagai 'Bapak Perbankan Islam Modern', Dr El-Naggar mempelopori perbankan syariah modern pertama dengan menciptakan sebuah bank simpanan yang berbasis profit sharing.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya