Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Buang air kecil jadi hal yang tak mungkin kamu hindari. Dalam sehari kamu bisa 5-10 kali bolak-balik ke kamar kecil untuk buang air kecil. Tentunya itu tergantung sebanyak apa cairan yang kamu minum.
Urine merupakan cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Kita tidak akan tahu kapan membutuhkan kamar kecil untuk buang air kecil.
Seringkali karena keadaan atau malas beranjak, kita menahan untuk buang air. Kebiasaan ini harus segera ditinggalkan. Efeknya bagi kesehatan bisa sangat fatal. Tak percaya? Ini daftar bahaya dari kebiasaan menahan buang air kecil seperti dikutip dari Prevention.
1. Infeksi batu ginjal
Munculnya kristal kecil yang dikenal sebagai batu ginjal dapat mengiritasi kantung kemih. Jika sering menahan buang air kecil akan muncul gejala-gejala infeksi pada batu ginjal.
Seperti yang dikatakan oleh Dr. Tamara Bavendam, MD selaku program direktur program Divisi Penyakit Ginjal, Urologi, dan Hematologi di Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal.
"Biasanya batu ginjal akan menyebabkan banyak rasa sakit di punggung atau bagian samping tubuh. Tanda pling sederhana meningkatnya keinginan untuk buang air kecil, dan rasa perih saat buang air kecilm," kata Bavendam.
2. Tubuh tidak terhidrasi dengan baik
Jika kalian menahan buang air kecil maka kalian akan 'menyuruh' tubuh bekerja dengan aktif. Hal ini akan mengakibatkan dehidrasi sehingga tubuh butuh air lebih banyak.
Namun, kalian akan meminum sedikit air karena kantung kemih masih terisi penuh.
Ketika suhu turun, tubuh akan melakukan mekanisme khusus untuk membuat kamu tetap hangat. Bagian dari proses itu melibatkan penyempitan pembuluh darah. Pembuluh yang menyempit di kaki, tangan, kaki, dan lengan akan memindahkan lebih banyak darah ke inti tubuh.

Hal ini meningkatkan tekanan darah pada pembuluh. Kemudian, tubuh bereaksi terhadap tekanan darah tinggi tersebut dan menormalkannya. Caranya adalah dengan menghilangkan cairan dengan buang air kecil. Jadi, jika kamu menahan buang air kecil tubuh jadi akan terasa sangat kaku.
Bila kalian sering menahan buang air kecil, risiko infeksi salurah kemih juga akan meningkat.

Pasalnya, urine mengandung banyak bakteri yang harus dikeluarkan. Jika didiamkan terlalu lama akan menginfeksi saluran pembuangan.
(Sah, Laporan Tri Yuniwati)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari