Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Shutterstock
Dream - Penelitian menunjukkan bahwa usia 40 merupakan salah satu fase terbaik yang pernah terjadi pada siklus kehidupan. Sebuah laporan Economist misalnya, menemukan bahwa kebahagiaan dan kepuasan hidup orang meningkat tajam setelah menginjak usia 40 tahun.
Kebanyakan orang telah memantapkan diri mereka secara profesional dengan menginjak usia 40 dan menikmati kehidupan keluarga.
Faktanya di usia 40an, tubuh mengalami perubahan fisik yang signifikan ketika dan beberapa di antaranya mengalami 'metabolisme yang lebih lambat'.
Berikut beberapa hal yang terjadi pada tubuh dan fisik ketika Anda mencapai usia 40 tahun:

Setelah 40, massa otot Anda mulai menurun sebanyak 5 persen per dekade. Ini dikenal sebagai sarcopenia, yang dapat menyebabkan jatuh dan patah tulang jika tidak ditangani. Cara utama untuk memerangi kehilangan otot terkait usia adalah dengan mengonsumsi cukup protein dalam diet dan membangun otot melalui latihan kekuatan.
Meskipun nyeri adalah bagian normal dari penuaan, penting untuk memperhatikan tubuh untuk mendeteksi gejala yang tidak terlalu normal, terutama jika muncul secara tiba-tiba atau sangat parah.
Nyeri punggung menjadi lebih umum antara usia 40 dan 60 tahun. Sakit punggung dapat disebabkan oleh kondisi yang juga menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia, seperti stenosis tulang belakang, cakram yang pecah atau hernia, dan radang sendi.
Selain nyeri punggung, gejala lain seperti demam, mati rasa, dan nyeri kaki bisa mengindikasikan kondisi yang lebih serius.
Mendekati usia 40, Anda mungkin melihat perubahan pada kerutan, garis-garis halus, dan kantung mata lebih sering terjadi. Paparan sinar matahari, mencukur, dan penggunaan riasan dapat merusak kulit seiring waktu.
Terlepas dari upaya Anda untuk mencuci dan melembabkan wajah Anda, kerusakan mungkin mulai muncul segera. Dengan menjaga rutinitas perawatan kulit secara teratur, Anda dapat memperlambat penuaan kulit wajah Anda. Pastikan memakai pelindung matahari setiap hari dan melembabkan kulit setelah mencucinya.
Meskipun banyak orang tidak mulai merasakan perubahan pada indra mereka sampai mereka mencapai usia 60-an, beberapa merasakannya di usia 40 tahun.
Tak hanya itu mereka juga mengalami masalah seperti masalah gigi, dampak merokok, atau minum obat yang mengganggu indra mereka.
(Source: Boldsky)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun