Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kepala BNN Komjen Budi Waseso Menyematkan Rompi Anti-Narkoba (Foto: BNN)
Dream - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso melaporkan ratusan jenis Narkoba baru telah beredar sepanjang 2017. Laporan itu diperoleh dari data Word Drug Report UNODC 2017 yang dilaporkan 106 negara.
" Ada 739 zat narkotika jenis baru atau New Psychoactive Substance (NPS)," kata pria yang akrab disapa Buwas di Kantor BNN, Jakarta, Rabu, 27 Desember 2017.
Buwas menuturkan dari peredaran narkoba jenis baru itu, sudah 68 jenis Narkoba baru yang masuk ke Indonesia. Ke-60 jenis diantaranya telah mendapatkan ketetapan hukum Permenkes Nomor 41 Tahun 2017, tentang Perubahan Penggolongan Narkotika dengan ancaman hukuman yang diberlakukan sesuai Undang-undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009, tentang narkotika.
Buwas mengatakan ratusan narkoba jenis baru itu memiliki efek yang lebih berbahaya dibanding narkoba yang terdahulu.
" Bahkan efeknya lebih dahsyat dari narkoba jenis umumnya," ucap dia.
Guna lebih meningkatkan pencegahan dan memberantas narkoba jenis baru ini, BNN telah membangun pusat laboratorium uji coba narkoba di Lido, Bogor, Jawa Barat.
" Diharapkan mampu menjadi rujukan dan pusat penelitian tentang narkoba di Indonesia," kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya