Marwan Shaban
Dream - Alquran adalah induk dari semua ilmu pengetahuan. Itulah yang menginspirasi seorang peneliti asal Uni Emirat Arab (UEA) untuk menciptakan pestisida organik.
Terinspirasi oleh Alquran, Dr Marwan Shaban dari Canadian University Dubai (CUD) mengembangkan pengendali hama dan penyakit tanaman yang ramah lingkungan berbahan labu.
" Tujuan kami adalah untuk mengeksplorasi keajaiban yang digambarkan dalam Alquran melalui ilmu pengetahuan modern, dengan menggunakan labu sebagai bahan untuk mengembangkan pestisida organik," kata Shaban dikutip Dream dari laman OnIslam.net, Selasa 30 Juni 2015.
Dia berharap pestisida ramah lingkungan ini, bisa menjadi pengendali hama dan penyakit tanaman alternatif dari insektisida saat ini.
Menurut Shaban, dia melakukan proyek ini berdasarkan pada kisah Nabi Yunus dalam Alquran.
Menurut Alquran, setelah dimuntahkan dari perut ikan paus, Nabi Yunus memanfaatkan kandungan nutrisi dan obat yang ada di dalam labu agar bisa sehat kembali.
" Penelitian ini akan menerapkan teknik nanoteknologi untuk menguji efek dari sifat labu pada serangga, dan untuk menciptakan produk alami yang akan berfungsi sebagai pestisida yang efektif, tanpa efek samping yang tidak diinginkan yang sering muncul bersamaan dengan larutan kimia."
Proyek tersebut akan dimulai pada bulan Juli tahun ini. Selain CUD, proyek ini juga akan disponsori oleh Universiti Malaysia Perlis. (Ism)
Advertisement
Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar

5 Persen Bisa Mengubah Wajah Senayan, Siapa Bertahan?

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, 70 Tahun Temani Mahathir

Festival Musik Lebih Ramah Lingkungan, Intip Cara Seru Coachella dan Glastonbury

Safari Politik Jokowi: Dari Solo ke PSI


Dari Svarnadwipa, Andalas, Samudera, hingga Sumatera, Banyak Nama untuk Satu Pulau

12 Tanda Awal Gangguan Pendengaran yang Sering Diabaikan dan Kerap Tak Disadari

Dikenal Penggemar Ular, Ilmuwan Namai Spesies Baru dari Papua Nugini dengan Nama Slash Guns N’ Roses


Manusia Sudah Ada di Bumi Sejak Kapan? Jawabannya Bisa 315 Ribu hingga 7 Juta Tahun

Mikroplastik Masuk Tubuh Ibu Hamil dan Plasenta Janin di Makassar
