Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Teknik rajut tengah digemari kaum Hawa akhir-akhir ini. Selain berguna untuk mengisi waktu luang, rupanya merajut bermanfaat buat kesehatan otak. Merajut kini bukan lagi pekerjaan kaum lanjut usia.
Seperti kita ketahui bersama, teknik ini memerlukan keahlian tangan dan kesabaran agar dapat menghasilkan item seperti topi, tas, syal, dan aksesori lainnya.
Benang dan jarum yang digunakan pun berbeda dengan alat jahit pada umumnya.
Rutin merajut dapat melatih keterampilan tangan dan otak yang bekerja secara bersamaan. Motorik tangan dilatih agar tidak kaku dan otak dilatih untuk terus berpikir.

Foto: Crochayboxes
Karena kedua teknik itu harus dilakukn bersamaan, tak sedikit orang beranggapan merajut membosankan. Padahal jika kita telusuri di media sosial, ragam tutorial merajut untuk pemula pun berseliweran.
Seperti yang disampaikan blogger hijab asal Bojonegoro, Nisa. Menurutnya, belajar merajut itu mudah, asal tahu kuncinya.
Ada tiga hal yang dipelajari Nisa saat ia mulai menyukai teknik rajut. Apa sajakah itu? Baca cerita Nisa di sini.

Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya