Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Ilustrasi Diet Keto (shutterstock.com)
Dream - Salah satu cara yang dilakukan banyak orang untuk menurunkan berat badan adalah melakukan diet. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat sering mendengar teknik diet ketogenik atau tenar disebut keto.
Diet ini mengharuskan pengikutnya untuk mengganti pola makan dengan kandungan karbohidrat yang sangat rendah.
Sebagai pengganti asupan, orang yang menjalani diet keto harus memperbanyak makanan berlemak tinggi dengan protein yang sedang. Ketika melakukan diet ini, tubuh akan memasuki apa yang disebut dengan fase ketosis.
Saat fase ini tubuh akan kekurangan karbohidrat sehingga mulai membakar lemak untuk dijadikan sebagai energi. Banyak penggemar diet keto yang mengaku mendapat manfaatnya, yaitu mempercepat proses penurunan berat badan.
Namun, di tengah manfaatnya bagi kesehatan, diet keto ternyata memiliki dampak merugikan di area selangkangan.
Dalam beberapa minggu terakhir, para pengguna Reddit yang melakukan diet keto ini mengungkapkan efek samping yang cukup menyebalkan. Ternyata, melakukan diet keto bisa membuat area selangkangan mengeluarkan bau tak sedap.

Menurut ahli gizi Lisa De Fazio, diet keto selain dapat 'mengubah tingkat keasaaam (pH) vagina wanita, juga bisa memengaruhi baunya.
" Ini artinya kandungan lemak yang tinggi dan karbohidrat yang rendah dalam tubuh dapat mengganggu keseimbangan bakteri di sekitar Miss V sehingga membuatnya berbau," kata Dr De Fazio.
Jika melihat alasannya, fenomena yang disebut keto crotch itu memang tampak beralasan. Tapi tak semua ahli sependapat jika diet keto yang menyebabkan area Miss V mengeluarkan bau tak sedap.

Menurut pakar vagina Dr Jen Gunter, diet makanan tidak bisa mengubah bau Miss V. Jika napas atau keringat bau ketone, maka semua yang keluar dari tubuh juga akan berbau.
Ketika dalam keadaan ketosis, tubuh akan menghasilkan ketone - senyawa kimia yang diproduksi di liver. Karena tersebar di seluruh tubuh, ketone akan memengaruhi bau napas, kotoran, air kencing, dan keringat.
" Benar, diet keto bisa memengaruhi bau badan, termasuk di area Miss V. Tapi diet keto tidak mengganggu kadar pH dan keseimbangan bakteri di area Miss V," jelas Dr Gunter.
Jadi, diet keto memang bisa memengaruhi bau badan. Tapi tidak benar bahwa diet keto menarget area Miss V.

" Tidak ada penelitian yang menyarankan bahwa mengikuti diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak seperti diet keto dapat memengaruhi kesehatan vagina," ungkap seorang perwakilan organisasi kesehatan seksual kepada Metro News.
" Jika mengalami masalah kesehatan seksual, seperti Miss V mengeluarkan bau tak sedap, itu mungkin gejala peradangan, terinfeksi bakteri vaginosis atau penyakit seksual menular lainnya," tambahnya.
So, Sahabat Dream, jika melihat ada perubahan pada bau vagina, jangan terlalu cepat menyalahkan diet keto. Cobalah menghubungi dokter untuk memeriksa apa yang terjadi.
(Sumber: Metro.co.uk)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya