Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Fashion Rhapsody 2020 (Foto: Annisha Mutiara/Dream)
Dream - Puncak acara Fashion Rhapsody 2020 resmi dibuka. Perhelatan bertajuk 'Harmoni Bumi' ini merupakan gagasan mode yang didedikasikan untuk menjaga kelestarian alam.
Keempat desainer sekaligus founder, yakni Ariy Arka, Ayu Dyah Andari, Chintami Atmanagara dan Yulia Fandy, beritikad menularkan gairah berkarya mode yang bertanggung jawab untuk mengembalikan apa yang telah diambil dari bumi pertiwi.

" Korelasi fashion dan manusia sangatlah erat. Banyak desainer yang memakai alam untuk dijadikan sebagai inspirasi busana mereka. Hasil limbah yang kita timbulkan itu bisa digunakan untuk koleksi terbaru. Lewat isu lingkungan ini, kami tergerak menciptakan Fashion Rhapsody," tutur Ariy Arka, Founder dan Desainer Fashion Rhapsody di Jakarta, Rabu 26 Februari 2020.
Suasana alam mulai terasa ketika memasuki area perhelatan. Runway dibuat dengan tema dekorasi alam yang berbeda setiap harinya. Tema tersebut adalah Savana, Silk Lagoon, Secret Forest dan Wysteria.

" Kami ingin menjadikan alam lebih baik, mengurangi pemakaian plastik, memberdayakan sampah menjadi karya di panggung fashion," kata Yulia Fandy, Founder dan Desainer Fashion Rhapsody.

Acara ini mempersembahkan lebih dari seribu set busana hasil karya perancang mode Tanah Air. Opening Ceremony dimeriahkan oleh parade fashion dari perwakilan desainer.

Mereka diantaranya Ria Miranda, Kami, Tuty Adib, Lia Soraya, Dewi Gta, Adinda Moeda, Kursien Karzai, Rya Baraba, Mora Aesthetic X ZD, Dana Duriyatna Sugeng Waskito dan Rasyid Salim.
Karya mode yang ditampilkan mencakup busana pria dan wanita, modest wear serta busana etnik yang memakai karya wastra Nusantara. Acara turut menampilkan partisipasi Dekranasda Kabupaten Lingga yang membawa batik khas Riau.

" Desain ready to wear dengan garis potongan simpel yang bisa dipakai sehari-hari, kami ingin menunjukkan bahwa Lingga juga punya batik yang memiliki ciri khas sendiri," ujar Rasyid Salim, desainer pewarkilan Dekranasda Kabupaten Lingga.
Tak hanya perancang mode, selebriti juga turut memeriahkan gelaran ini. Seperti Melly Goeslaw yang menutup opening ceremony dengan koleksi dari brand Aleabe.

Digelar di The Tribrata Dharmawangsa pada 26-29 Februari 2020, acara masih akan dimeriahkan oleh berbagai artis dan desainer seperti Laudya Cynthia Bella, Ivan Gunawan, Fenita Arie, Nina Nugroho dan banyak lagi.
Dream - Fashion Rhapsody berencana menggelar pagelaran busana pada 26 sampai 29 Februari 2020. Acara yang bertema Harmoni Bumi tersebut rencananya akan diselenggarakan di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta.
Dalam event tersebut, Fashion Rhapsody mengganteng Dompet Dhuafa yang nantinya akan menerima sumbangan dari hasil penjualan tiket.
" Dompet Dhuafa sebagai charity partner Fashion Rhapsody, dimana tiket yang masuk kita akan sumbangkan sepenuhnya untuk Dompet Dhuafa," ungkap Ketua Fashion Rhapsody, Ariy Arka di Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.
Untuk pengunjung yang akan hadir dalam event tersebut, pihak penyelenggaran membanderol tiket masuk seharga Rp50 ribu. Selain dibeli langsung di lokasi event, tiket juga bisa diperoleh melalui website www.fashionrhapsldy.co.id.
Di website tersebut, calon pemesan tiket juga bisa turut memberikan donasi.
" Ada di check in by web kita akan ada donasi suka-suka," kata dia.

Public Expose Dompet Dhuafa 2020 (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi`an)
Fashion Rhapsody rencananya akan mengundang sebanyak 108 desainer. Sementara fashion show yang digelar memamerkan tak kurang dari 55 karya.
Ariy menargetkan jumlah pengunjung yang akan datang ke event Fashion Rhapsody sekitar 20 ribu orang. Dari jumlah tersebut diharapkan akan terhimpun dana Rp500 juta hingga Rp700 juta.
Nantinya uang sumbangan yang terkumpul diharapkan bisa disalurkan untuk membantu para pelaku industri kreatif.
" Dompet Dhuafa sama Fashion Rhapsody bekerja sama untuk kampung-kampung yang ada di Indonesia untuk pengembangan industri kreatif ,dengan hasil limbah teman-teman designer. Jadi kita olah limbah untuk jadikan aksesoris, boneka atau apa saja untuk dijadikan sebagai industri," ujar dia.
Fashion Rhapsody juga bertekad terjun langsung membantu industri kreatif dengan cara memberikan pelatihan sehingga bisa membantu memperbaiki ekonomi masyarakat.
" Paling tidak ada misi pengurangan tenaga kerja," kata dia.
Dream - Ria Miranda meluncurkan koleksi teranyar untuk tren Spring/Summer 2020. Berangkat dari lini RiaMiranda Signature, ia membawa tema besar 'Realita'.
Eksplorasinya pada pagelaran fashion show di Fashion Rhapsody 2020 kali ini menampilkan koleksi bertajuk 'Bias'. Terinspirasi dari efek pantulan cahaya yang berproses menjadi pelangi, koleksi ini menyimpan pesan sederhana tentang sebuah proses pencapaian harapan.

Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020
" Ada banyak kondisi yang membuat kita tertekan berasal dari sudut pandang kita yang terlanjur negatif. Aku lihat bagaimana cahaya bisa mempolarisasikan dirinya dalam wujud yang berbeda, misal pelangi atau bayangan dan garis yang berkelok. Aku merasa dalam realita kita hanya perlu mengatur sudut pandang kita untuk mencapai harapan-harapan tertentu dan pesan ini aku wujudkan melalui koleksi ini," tutur Ria Miranda di Jakarta, Rabu 26 Februari 2020.

Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020
Sifat pembiasan cahaya diimplementasikan melalui bahan satin yang memiliki sifat memantulkan cahaya seperti kaca. Berkaca pada tren 2020-2021, Ria juga bereksperimen dengan bahan denim dan leather sebagai aksen busana.
Berbeda dari biasanya, koleksi yang sedikit keluar dari zona nyaman ini hadir dengan tampilan feminin, cutting yang banyak detail dan layering.

Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020
Pemilihan warna juga lebih beragam. Biasa bermain dengan warna soft pastel, desainer berdarah Padang ini memadukannya dengan warna neon yang lebih berani seperti fuschia dan lime green.
" Untuk lini ini memang sedikit keluar dari zona nyamanku. Jadi looksnya sedikit berani, banyak detail bordir, payet dan warnanya juga paduan warna pastel dan ada shocking color juga," ujarnya.

Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020
Ada 32 look dengan gaya yang sedikit edgy dengan pola dan detail unik. Kombinasi bahan tulle, cotton, satin denim dan leather menawarkan tampilan yang tidak hanya feminin tapi juga elegan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya