Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Foto: Auto2000
Dream - Semua pemilik mobil pasti berharap kendaraan mereka berjalan prima ketika sedang digunakan. Munculnya suara menggelitik sedikit saja bisa membuat pusing kepala karena terpikir biaya perbaikan yang cukup mahal. Apalagi sampai mendengar suara mesin yang sangat berisik.
Seperti barang apapun, mobil yang jarang dirawat tentunya lambat laun akan mengalami kerusakan. Suara mesin mobil yang kasar biasa terdengar ketika menginjak gas dalam-dalam. Suaranya terdengar seperti berisik, mirip suara gerungan atau gesekan komponen besi.
KOndisi mesin biasanya lebih marah ketika suara berisik tetap terdengar ketika menginjak pedal gas saat mobil sedang melaju.
Aftersales Business Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara menjelaskan suara kasar dari balik ruang mesin dapat terjadi jika ada masalah pada salah satu komponen di dalamnya. “ Pengendara dapat menyelidiki asal suara tersebut untuk memastikan masalah apa yang timbul,” tutur Tara dalam keterangan resminya.
Nah daripada kamu panik duluan memikiran biaya perbaikan, lebih baik kita mempelajari dahulu tips mencari sumber suara kasar dari ruang mesin dan cara mencegahnya.
1. Kompresor AC Mobil

Penyebab pertama suara kasar dari ruang mesin adalah kompresor AC mobil. Komponen pendingin kabin ini bisa menimbulkan suara berisik dan kasar, terutama jika olinya sudah mulai habis. Pastikan oli kompresor AC tidak sampai kering, karena akan membuat komponen tersebut jebol.
2. Oli Mesin
Oli mesin yang kurang membuat komponen mesin tidak mendapatkan pelumasan yang optimal.
Kondisi ini bisa sangat merugikan dalam jangka panjang. Salah satu risiko paling ditakutkan adalah turun mesin akibat komponen mesin yang saling bergesekan semakin cepat aus dan macet.
Pengendara wajib mengecek oli mesin secara rutin untuk memastikannya tidak kurang dan dalam kondisi prima.
3. Sabuk Pemutar
Beberapa komponen mobil menggunakan tenaga mesin untuk bekerja, seperti kompresor AC dan alternator, melalui sabuk pemutar untuk memindahkan tenaga mesin ke komponen tersebut.
Sabuk pemutar akan mengalami keausan karena pemakaian dan berbunyi jika dibiarkan hingga habis bidang geseknya.
Segera ganti sabuk pemutar supaya tidak putus dan menimbulkan masalah lebih besar.
4. Celah Katup Mesin

Suara mesin kasar dapat pula timbul akibat celah antara katup dengan penekannya yang terlalu rapat atau longgar.
Celah ini dapat berubah dan menyebabkan bunyi seperti logam bergesekan sehingga menimbulkan suara kasar. Apalagi kalau tidak
mengganti oli mesin sehingga komponen di sekitar kepala silinder tidak mendapatkan pelumasan yang optimal.
5. Tensioner dan Timing Chain
Timing chain, berfungsi untuk menggerakkan camshaft dengan menerima putaran dari crankshaft. Sedangkan tensioner berfungsi menjaga ketegangan rantai agar dapat berputar dengan stabil.
Seiring waktu, timing chain akan mengalami penurunan performa, seperti kendur sehingga menimbulkan bunyi. Tensioner juga akan mengalami keausan karena selalu bergesekan dengan rantai dan menyebabkan suara kasar.
Seluruh masalah di atas dapat dicegah jika pengendara rajin menjalankan servis berkala setiap 6 bulan sekali.
Untuk kamu pemilik kendaraan merek Toyota ada kabar baik. Teknisi Auto2000 akan melakukan pemeriksaan seluruh komponen mobil, termasuk yang berada di balik kap mesin.
Pengendara juga bisa memanfaatkan program T-CARE yang merupakan program Gratis Biaya Servis (Biaya Jasa dan Suku Cadang) hingga servis berkala ke-7 (maksimal 3 tahun / 60.000 kilometer, mana yang lebih dulu). Ada pula perpanjangan garansi (extended warranty) 1 tahun atau 20.000 km, dengan syarat harus menjalankan servis berkala 1 bulan pertama.
Auto2000 Digiroom juga menyediakan Promo Kupon Servis dan Ganti Oli Toyota untuk pemeriksaan komponen mobil dan ganti oli dengan memanfaatkan Kupon Servis General Check Up seharga Rp 80.000.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun