JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ilustrasi Penjual Pakaian Dalam Wanita (Foto: Shutterstock)
Dream – Setiap orang pasti memiliki kesukaan terhadap suatu barang tertentu. Apalagi kita para wanita. Barang-barang fashion seperti baju, jaket, bahkan perhiasan bahkan sampai dikoleksi.
Untuk menyalurkan kegemaran itu, mereka biasanya rela menggelontorkan uang cukup besar. Tak sadar jika koleksi yang dibeli telah menumpuk.
Namun hobi koleksi wanita ini termasuk unik. Waniat bernama Ellie Hatfull diketahui sangat menggemari pakaian dalam berenda khusus bra.
Dikutip dari Mirror, Selasa 9 Oktober 2018, Hatfull sampai menghabiskan uang 2.600 poundsterling, sekitar Rp52 juta setiap tahun untuk memuaskan hobinya tersebut.
Diketahui, Hatfull memang sudah kecanduan membeli bra dan celana dalam berenda yang cantik.
Kebiasaan wanita berusia 27 tahun ini ternyata sdah dilakukannya sejak kecil. Tak heran jika koleksinya saat ini sudah mencapai 150 set.
Kecanduannya Hatfull bermula ketika kantor tempat dia bekerja memiliki aturan berpakaian yang ketat.
Alhasil dia tak bisa mengekspresikan diri melalui mode sehari-hari. Sejak itulah, dia mengenakan pakaian dalam berenda di balik baju kerjanya.
“ Tak seorang pun akan melihatnya. Tapi, itu akan membuat saya merasa nyaman untuk mengenakan sesuatu yang saya tahu untuk diri sendiri,” kata dia.
Ellie mengatakan gairahnya ini tak jarang membuatnya sulit. Dia sering mendapatkan kritik dari orang-orang di tempat kerja. Seperti, manajemen perusahaan yang datang dan berkomentar tentang caranya berpakaian.
(ism, Laporan: Erisa Riyana/Sumber: Mirror.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
