Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ferdike Yunuri Nadya/ Dream
Dream - Edward Hutabarat kembali menggelar fashion show untuk koleksi Cruise 2023 dengan menghadirkan 30 koleksi untuk wanita dan pria. Edward kali ini mencoba mengeksplorasi idenya lewat karya-karya berbahan kain batik dari Cirebon, Jawa Barat dan Pekalongan, Jawa Tengah.
Produsen batik Nurcahyo, Warisan dan Trusmi menjadi pilihan desainer ini untuk berkolaborasi.

Motif batik yang dibawa pada koleksi ini banyak terinspirasi dari budaya Tionghoa, dalam berbagai rupa siluet dan potongan. Mulai dari Kimono dress, crop jacket, volume skirt, flowing dress, hingga piama cocktail dress.

Bukan hanya motif batik Megamendung, desainer yang akrab disapa Edo ini juga menghadirkan motif-motif yang lebih romantis dan feminin seperti motil bunga Krisan atau Prony.
Siluet pakaian pada koleksi ini terkesan elegan, workmanship tailoring yang prima jug membuat koleksi ini naik level kemewahan di atas rata-rata koleksi batik.
Edo juga menjaga signature-nya, batik Garis dihadirkan pada koleksi ini agar tetap harmonis dengan beberapa motif lainnya.

Koleksi ini menghadirkan two pieces atasan dan bawahan, koleksi dress, outerwear, piyama, dan celana pallazo.
Edo juga menjaga keseimbangan agar koleksinya tak terkotakan pada satu pakem gaya saja. Desainer ini memadukan banyak potongan yang dipadukan dengan batik agar dapat bersanding harmonis dengan elemen batik atau motif lain sekalipun.

Sedangkan untuk koleksi pria, Edo menawarkan potongan setelan, dan jaket yang mengacu prinsip fleksibilitas.
Setiap koleksi berusaha disuguhkan agar tetap versatile, baik dalam tampilan formal namun juga kasual, baik terkesan feminin namun tetap bersahaja.

" Melalui koleksi ini, saya berusaha konsisten dengan menampilkan batik sebagai koleksi yang adaptif untuk cuaca di negara tropis namun tetap terjaga eleganitanya," jelas Edward Hutabarat saat diwawancarai pada acara Fashion Show Edward Hutabarat, Sarinah, Senin 15 Agustus 2022.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang