Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Salah satu cara merawat kesehatan gigi anak adalah dengan memperhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Mulut menjadi sumber awal masuknya bakteri dan kuman yang dapat mengganggu kesehatan tubuh anak.
Langkah awal menjaga kesehatan tubuh ialah dengan cara menjaga kesehatan rongga mulut, termasuk gigi dan gusi.
Mengonsumsi xylitol bisa menjadi alternatif merawat kesehatan gigi. Xylitol merupakan pemanis alami yang terdapat dalam sayuran dan buah-buahan. Senyawa ini dihasilkan oleh metabolisme glukosa normal tubuh manusia.
Kandungan xylitol dalam tubuh berkisar antara 0,03-0,06 mg per 100 ml. Untuk kebutuhan komersial, xylitol diekstraksi dari serat batang pohon White Birch yang banyak tumbuh di Finlandia.
Xylitol mempunyai rasa semanis gula tebu tetapi kandungan kalorinya lebih rendah 40 persen dan karbohidratnya 75 persen lebih rendah sehingga sangat aman dikonsumsi penderita diabetes.
Penyerapan xylitol oleh tubuh dilakukan secara perlahan sehingga baik juga untuk dikonsumsi yang menjalankan program diet.
Xylitol merupakan pemanis "ramah gigi" yang dapat menggantikan gula tebu sehingga cocok untuk anak-anak hingga orang dewasa. Secara khusus, manfaat terbesar xylitol dapat dinikmati oleh orang yang rentan karies gigi.
Penelitian yang dilakukan di Finlandia oleh Universitas Turku pada 1993 menyimpulkan, mengonsumsi xylitol secara rutin pada anak-anak dapat mencegah gigi berlubang. Selain itu, xylitol juga mampu menstimulasi produksi air liur sehingga menghambat perkembangan bakteri.
Guru Besar Kedokteran gigi Universitas Turku, Finlandia, Kauko K Makinen, mengatakan bahwa rutin menggunakan xylitol setelah makan dapat mengurangi risiko karies gigi. Karena itu, anak-anak perlu dibiasakan menggosok gigi setelah makan dan sebelum tidur.

Sahabat Dream, xylitol bisa ditambahkan dalam pasta gigi anak sehingga bisa lebih optimal. Misalnya ada di pasta gigi Enzim Anak. Pasta gigi ini ditambahi kandungan xylitol sebagai pemberi rasa manis sekaligus untuk mencegah gigi berlubang.
Pasta gigi Enzim Anak dibuat tanpa detergen. Pasta gigi Enzim Anak diformulasikan untuk anak-anak dari bahan food grade sehingga ramah bagi lingkungan mulut dan aman bila tertelan. Pasta gigi enzim anak bermanfaat untuk menjaga agar gigi susu tetap tidak rusak hingga waktu tanggalnya.

Di dalamnya mengandung enzim aktif seperti amyloglucosidase, glucose oxidase, lactoperoxidase bermanfaat untuk mengembalikan kualitas air ludah agar dapat mengontrol keseimbangan bakteri di dalam rongga mulut. Enzim Anak dibuat dengan empat varian rasa buah-buahan yang disukai anak.
Ayo jaga kesehatan gigi buah hati dengan pasta gigi tanpa detergen yang mengandung enzim aktif dan xylitol seperti Enzim Anak.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'