Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Tantri Namira (Foto: Deki Prayoga/Dream)
Dream - Musim semi identik dengan warna-warna lembut dan menyala. Selain itu, pada musim semi bunga-bunga mawar indah juga bermekaran.
Bunga mawar dan musim semi menjadi sumber inspirasi bagi brand tas asal Inggris, Cath Kidston.
Cath Kidston pada seri barunya mengeluarkan koleksi produk premium bernama Freston.
Koleksi kali ini memiliki satu detail yang terinspirasi bunga khas, yaitu bunga rose insignia dengan gaya klasik nan elegan.
“ Sebenarnya kita menargetkan untuk casual day wearing. Tapi buat malam pun kita punya koleksi yang cocok untuk baju formal,” ujar Fara Diba, Brand Manager Cath Kidston Indonesia pada acara Launching Freston Premium Collection Cath Kidson di Jakarta, Rabu 4 September 2019.

Foto: Deki Prayoga/Dream
Untuk koleksi premium Freston ini, tersedia bermacam-macam model mulai dari backpack yang lagi tren, slingbag, totebag, pouch dan tas lainnya.
Berbeda dari biasanya, koleksi ini menggunakan bahan dasar leather dengan nuansa earthy tone.

Laporan: Razdkanya Ramadhanty
Soal harga, premium collection Freston lebih mahal dibandingkan dengan produk Cath Kidston biasanya. Koleksi tas kulit menggemaskan ini dibanderol mulai dari Rp700 ribu.
(ism, Laporan: Razdkanya Ramadhanty)
Dream - Mengoleksi tas branded tentu membutuhkan biaya ekstra untuk merawatnya. Bagaimana tidak saat kondisi tas tidak dalam keadaan prima, harga jualnya bisa turun drastis.
Namun, langkah-langkah untuk menjaga kondisi tas itu tidak boleh sembarang. Meskipun kini telah ada fasilitas bag spa dan repair, nyatanya harus diwaspadai.
" Kalau LV, cuci di spa-spa aja. Untuk Hermes ada beberapa tipe kulit yang tidak bisa dicuci," jelas Effi Rachmanto, bag expert di Irresistible Bazaar Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu 28 Februari 2018.
Meski sudah banyak pelayanan bag spa yang bagus, Hermes butuh perawatanextra. Contohnya tas terlihat kotor, padahal kulitnya sedikit rusak. Sehingga bukan perlu dicuci melainkan diperbaiki.

" Ternyata sudah ke kikis kulitnya. Makanya perlu di-repair. Jadi kalau Hermes itu mending dibawa ke toko resminya aja atau bag spa yang sangat dipercaya hasilnya. Karena kalau banyak yang ke repair, toko asli Hermes nya tidak mau terima lagi," tegas Effi.
Effi menceritakan pernah ada kasus, seseorang yang keseringan touch up Hermes di Jakarta. Ketika dibawa ke Paris, justru dituding palsu karena terlalu sering diperbaiki.
" Karena menurut mereka, tas yang udah keseringan di-repair itu tidak bagus, mereka tidak mau ganti. Makanya penggunaan harus hati-hati karena kalau di Indonesia untuk bag spa aja minimal 1 jutaan, dan kalau mau langsung dibawa ke Paris, minimal 250 Euro."
Dream - Gaya hidup masa kini mendorong sebagian orang untuk bergaya ala sosialita. Penggunaan item fashion, seperti tas, kerap menjadi imbasnya.
Agar terlihat trendi, kaum sosialita gemar menggunakan tas dari brand ternama seperti Hermes dan Louis Vuitton. Sayangnya banyak barang palsu yang mengatasnamakan brand tersebut.
Agar tak terkecoh, Effi Rachmanto, seorang bag expert membagikan tip sederhananya. Salah satunya soal warna.
" Untuk tas Louis Vuitton (LV), warna tas ali lebih pekat dari yang palsu. Monogram LV-nya berwarna cokelat sedangkan yang palsu lebih ke kuning," jelas Effi di acara Irresistible Bazaar, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu 28 Februari 2018.

Hal kedua yang perlu diperhatikan ialah soal bobot. Menurut Effi, tas asli akan selalu lebih berat dari yang palsu meskipun sama-sama dalam keadaan kosong.
Ketiga, zipper tas asli lebih besar dan terasa lebih berat serta lebih berkilau dibandingkan dengan yang palsu.
Namun jika tidak ingin repot membedakan mana tas asli dan palsu secara mendetil seperti langkah-langkah di atas, Effi memberikan tips pamungkasnya.
" Tas LV itu dibikin oleh craftmanship handal yang tidak akan pernah memotong bahan untuk tasnya di bagian monokrom LV. Bagian samping tas pun, jika kepotong akan tetap simetris."
Dream - Penampilan terbaru Donita Nugraha yang kini berhijab sukses menjadi sorotan. Ibu dua anak itu mantap menutup aurat sejak mendengarkan kisah hijrah sang sahabat.
Rambutnya yang panjang terurai kini ditutupi hijab anggun nan elegan. Kecantikannya semakin terpancar ditambah lagi dengan gaya busana simpel dan minimalis.
Soal fashion, Donita kerap mengandalkan nuansa pastel yang lembut. Ia juga mengikuti tren modest wear 2019 yakni earthy tone dengan aneka warna bumi. Seperti penampilan #OOTD yang satu ini, Sahabat Dream.
Donita tampil simpel dengan setelan jumpsuit berwarna cokelat. Aksen rok lipat memberi sentuhan flowy yang feminin, serta tambahan embroidery di bagian dada yang mempercantik penampilan.
Untuk menyempurnakan looks-nya, Donita mengandalkan hijab segi empat yang cocok digunakan bagi pemula. Hijab warna marun itu dililit di bagian leher. Ia menyempurnakan outfit dengan heels dan handbag mewah.
Menariknya, tas yang ditenteng oleh Donita memang bukan aksesori biasa. Setelah diteliti, pemain 'Cinta Laki-laki Biasa' ini mengenakan handbag dari brand kenamaan Dior.

Foto: Dior
Melansir dari laman resminya, Lady Dior Lambskin Bag itu dibanderol seharga US$4,450 alias Rp64 juta. Meski berhijab, kayaknya Donita bakal tetap setia dengan tas branded favorit nih! (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang