Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Peluncuran Royal Enfield Pegasus (Foto: Dream.co.id/Ava Haprin)
Dream - Royal Enfield bakal meluncurkan sepeda motor edisi terbatas yaitu Classic 500 'Pegasus' di Indonesia. Motor ini dipersembahkan sebagai penghargaan atas Flying Flea dan warisan militer Royal Enfield.
Royal Enfield memiliki sejarah panjang dan membanggakan dalam produksi kemiliteran. Royal Enfield memproduksi amunisi, perangkat artileri, dan sepeda motor pada masa perang dunia dan menyuplai pasukan bersenjata India.
" Kisah Flying Flea sangat luar biasa dan menginspirasi dan memiliki sejarah yang tidak dimiliki sepada motor manapun. Sepeda motor militer yang tangguh telah dan tetap menjadi bagian penting dari sejarah Royal Enfield di mana mempertahankan unsur klasik, sederhana, dan tangguh dalam menciptakan sepeda motor," ujar Head Business Markets-APAC region, Royal Enfield, Vimal Sumbly di Jakarta Rabu, 14 November 2018.
Vimal mengatakan, Clasic 500 Pegasus akan menjadi bukti betapa tanguhnya motor keluaran Royal Enfield.
" Sepeda motor kami berperan penting dalam Perang Dunia Pertama dan kedua, hingga memiliki reputasi untuk ketangguhan dalam kondisi ekstrim," kata Vimal.

Sepeda motor ini nantinya akan memiliki logo spesial yaitu pegasus berwarna merah dan biru yang terpasang di tangki bahan bakar. Logo ini merupakan logo resmi dari lencana Resimen Terjun Payung.
Disematkannya logo ini bukan tanpa alasan. Sejarawan Royal Enfield, Gordon May, mengatakan logo itu untuk mengingat kembali motor Flying Flea yang digunakan selama operasi D-Day.
" Setiap motor akan memiliki logo Pegasus berwarna merah dan biru yang merupakan logo resmi dari lencana Resimen Terju Payung pada tangki bahan bakar serta nomer seri individual. Dan nomer serinya akan berbeda di setiap motornya." jelas Country Manager Royal Elfield Indonesia, Irvano Edwardly.

Motor ini hanya diproduksi 1.000 di dunia. Indonesia akan mendapat sebanyak 40 unit. Terdapat 2 warna pilihan yaitu Service Brown dan Olive Drab Green. Motor ini juga dilengkapi dengan satu set pannier kanvas kostum bergaya militer dengan enbles Pegasus.
Setiap motor diberikan berbagai tanda otenrtk khas sepeda motor militer, termasuk grip string berwarna coklat, tali kulit dengan gesper kuningan pada filter udara, peredam suara, rim, kickstart, pedan dan panel lampu depan warna hitam. Untuk harga sendiri motor ini dibandrol dengan harga Rp. 109.900.000 dan sudah dapat dibeli secara langsung.
(ism, Laporan: Ava Haprin)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya