Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Dream - Asupan kalsium dalam tubuh sangat berperan besar untuk mencegah seseorang menderita osteoporosis. Selain dapat diperoleh dari hewan, kalsium juga bisa diperoleh dari sumber nabati yakni sejumlah sayur, buah dan kacang-kacangan.
Susu sebagai salah satu sumber kalsium diyakini mampu memperkuat dan memadatkan tulang. Selain susu hewani, kini banyak juga orang yang memilih mengkonsumsi susu nabati salah satunya berupa susu kedelai.
" Susu nabati memang baik, tapi kandungan kalsium komposisi tinggi lebih banyak ditemui pada susu hewani. Selain itu ada kalsium pada susu hewani yang memiliki tingkat penyerapan lebih tinggi dibandingkan tingkat penyerapan kalsium lainnya," ujar pakar osteoporosis, dr Grace Tumbelaka, SpKO saat ditemui Dream.co.id beberapa saat lalu di Jakarta.
Dr Grace menyebut proses penghambatan osteoporosis dapat dilakukan sebelum seseorang memasuki usia 30 tahun. Meskipun umumnya seseorang rentan mengidap osteoporosis di usia lebih dari 50 tahun dan tidak menutup kemungkinan kepadatan tulang manusia akan berkurang 1% setiap tahunnya setelah usia 30 tahun.
" Gaya hidup yang kontra seperti merokok, minum alkohol, kafein, soda melebihi batas yang dianjurkan bisa mengurangi kalsium dalam tulang. Jadi bukan tidak mungkin bagi seseorang yang belum memasuki usia manopouse telah mengalami pengeroposan tulang dan biasanya juga dipengaruhi gangguan hormonal," kata dr Grace lagi.
Meski bukan penyakit keturunan, namun osteoporosis sangat dipengaruhi oleh gaya hidup seseorang. Olahraga dan pola makan sehat merupakan salah satu kunci agar memiliki tulang kuat dan padat. (ism)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya