(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Gaya hidup sehat terus menawarkan kemudahan bagi mereka yang ingin menjalaninya. Salah satunya adalah tren smoothie. Terdiri dari sayur dan buah utuh yang diblender, smoothie diklaim lebih sehat daripada jus yang hanya mengambil sari dari buah dan sayur.
Smoothie menjadi kurang sehat saat dijual dalam kemasan siap saji karena mengandung kadar gula yang cukup banyak. Lagipula, semakin lama smoothie disimpan, kadar vitamin dan mineralnya akan semakin berkurang.
Agar smoothie yang Anda minum tetap memiliki manfaat terbaik, perhatikan tiga tips berikut ini.
Buat Sendiri
Dengan membuat sendiri, Anda tahu apa saja yang terkandung dalam smoothie favorit Anda. Termasuk memastikan kualitas sayur dan buahnya.
Batasi Pemanis Tambahan
Gunakan buah utuh untuk mendapatkan rasa manis dalam smoothie Anda. Contohnya pisang, mangga, nanas, atau jeruk. Jangan menggantinya dengan jus buah, kandungan gula dan kalorinya yang tinggi bisa membuat kadar gula darah Anda melonjak, terutama bagi penderita diabetes.
Jika kehabisan buah, gunakan yogurt tawar atau susu putih rendah kalori.
Beri Tambahan Protein
Menambahkan bahan yang kaya protein menjadikan smoothie lebih mengenyangkan. Pilih yogurt tawar rendah lemak, susu skim, atau bisa juga susu kedelai. Tapi ingat, susu non-dairy memiliki kandungan protein yang lebih sedikit.

Terakhir, perhatikan porsi smoothie yang Anda buat. Tak periu membuatnya dalam jumlah banyak. Sebaiknya buat untuk dikonsumsi saat itu juga. Namun jika ternyata ada kelebihan, Anda dapat menyiasatinya dengan membekukan smoothie tersebut untuk diblender lagi kemudian.
Dukung gaya hidup sehat Anda dengan mengonsumsi asupan kesehatan tambahan yang dapat mengendalikan kadar gula dalam darah. Pilih jenis asupan kesehatan tambahan yang terbuat dari bahan-bahan alami.
Seperti Melabic, yang merupakan gabungan dari enam jenis herbal terbaik, yang tak hanya mengendalikan kadar gula dalam darah namun sekaligus menurunkan tingkat kolesterol sehingga Anda terhindar dari penyakit degeneratif seperti jantung, stroke, diabetes dan hipertensi. Informasi lebih lanjut klik di sini.
Advertisement
Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara



Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini