Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Bila mudik menggunakan kendaraan bermotor sebaiknya lebih peduli dengan kesehatan pernapasan. Polusi udara dari asap kendaraan dapat menyebabkan efek negatif untuk saluran pernapasan.
Dream - Bila mudik menggunakan kendaraan bermotor sebaiknya lebih peduli dengan kesehatan pernapasan. Polusi udara dari asap kendaraan dapat menyebabkan efek negatif untuk saluran pernapasan.
Penyakit saluran pernapasan seperti influenza bahkan infeksi paru-paru rawan saat mudik. "Rasa letih selama perjalanan dapat membuat daya tahan tubuh saat mudik mengalami penurunan," ujar Division Gastroenterology Department of Internal Medicine Faculty of Medicine University of Indonesia, Marcellus Simadibrata, MD, Rabu 22 Juli 2015.
Risiko penularan menjadi semakin tinggi akibat berkumpulnya orang-orang dalam jumlah banyak. Selain itu risiko infeksi paru-paru juga dapat menyerang pemudik pengendara motor. "Selain polusi, angin saat perjalanan juga membawa dampak negatif untuk kesehatan. Menurut Marcellus sebaiknya kebersihan dan kesehatan perlu diperhatikan.
"Selain asupan gizi seimbang, penggunaan jaket tebal dan masker bersih dapat membantu mengurangi risiko penyakit saluran pernapasan," jelasnya. Mencuci tangan dan lebih bersikap hati-hati terhapap kuman dan bakteri sekitar merupakan beberapa upaya pencegahan.
"Untuk pemudik baik dengan motor atau mobil, perlu memperhatikan kesehatan sebelum perjalanan mudik," paparnya. Marcellus pun menambahkan ketika kondisi tubuh tidak memungkinankan untuk melakukan perjalanan jauh atau sakit sebaiknya ditunda sampai daya tahan tubuh benar-benar fit.