Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pria Duduk Di Pinggir Jalan Tiap Sore Selama 10 Tahun (Facebook/Poramet Misomphop)
Dream - Seorang pria di Thailand menyadarkan kita tentang besarnya cinta seorang ayah kepada anaknya. Kisahnya sanggup membuat hati banyak orang meleleh, haru.
Dalam sejumlah foto yang beredar di media sosial, pria itu terlihat duduk di tepi jalan. Dia terlihat hanya mengenakan celana pendek dak kemeja lusuh.
Dikutip dari Siakap Keli, setiap sore hingga malam, pria itu berada di tepi jalan dan melihat setiap mobil yang melintas.
Hal itu sudah menjadi kebiasaan pria tersebut selama 10 tahun terakhir. Ada kisah haru di balik kebiasaan pria itu.
Pria tersebut duduk tepat di seberang kedai makan. Si pemilik kedai mengaku tidak tahu pasti apa yang membuat pria itu betah duduk di sana.
" Seingat saya sepuluh tahun lalu, ada mobil yang terparkir di depan kedai ini. Seorang perempuan berjalan keluar dari mobil bersama pria itu sambil membicarakan beberapa persoalan yang saya tidak tahu pasti," kata pemilik kedai.

Pemilik kedai melanjutkan tidak lama setelah itu, mobil tersebut pergi. Sejak itu, dia tidak tertarik mencari tahu apa yang terjadi pada pria tersebut.
" Sampai suatu saat, saya penasaran mengapa setiap hari dia menunggu tanpa jenuh di tempat yang sama. Saya bertanya apa yang telah terjadi," ucap pemilik kedai itu.
Pria itu memberitahu anaknya pergi bekerja. Sang anak memintanya menunggu sampai semuanya selesai.

" Anak saya bekerja. Dia meminta saya menunggu di sini," kata pria itu.
Sepuluh tahun berlalu dan anaknya tidak pernah lagi tampak. Meski begitu, pria itu tetap setia menunggu.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya