Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Korea Utara (Korut) beberapa waktu lalu mengumumkan adanya kasus pertama Covid-19 setelah dua tahun pandemi melanda dunia.
Hingga Jumat 20 Mei 2022, Korut melaporkan ada tambahan pasien Covid-19 sebanyak 263.370 orang. Sehingga totak kasus saat ini naik menjadi 2,2 juta orang dengan 65 kematian.
Dalam memerangi Covid-19, ada beberapa langkah yang dilakukan Korut untuk mencegah penyebaran kasus. Meski beberapa di antaranya sangat tidak biasa.
1. Mengandalkan Pengobatan Tradisional
Kim Jong-un mengimbau masyarakat untuk teh herba lonicera japonica atau daun gandarusa tiga kali sehari serta berkumur dengan air garam.
" Obat tradisional adalah yang terbaik!" ujar satu warga Korea Utara, dikutip dari CNA.
2. Kumur Air Garam
Sejumlah pejabat di Korut juga meminta masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan, salah satunya dengan berkumur air garam.
" Unit kepala pemantau komunitas mengunjungi setiap rumah pada pagi hari dan sore hari, menekankan bahwa mencuci tangan dan berkumur air garam merupakan cara efektif mencegah virus corona," kata salah satu warga di provinsi Pyongan Utara.
3. Gunakan Pesawat Perang untuk Ambil Suplai Obat China
Tak tanggung-tanggung, Korea Utara mengirimkan pesawat perang ke China untuk mengambil suplai obat di tengah penyebaran Covid-19 negara itu.
Dikutip dari Reuters, tiga pesawat Air Koryo dari Korut telah terbang ke Kota Shenyang, China pada Senin 16 Mei 2022.
4. Mengandal Antibiotik
Wakil Menteri Kesehatan Korut, Kim Hyong Hun mengatakan akan mulai menerapkan sistem pengobatan untuk ratusan kasus demam setiap harinya yang dicurigai Covid-19.
Karena tidak ada vaksin Covid-19 di negara itu, pemerintah setempat terpaksa mengandalkan pereda nyeri dan antibiotik umum, seperti ibuprofen dan amoxicillin.
5. Vaksinasi tentara di Perbatasan
Pemerintah Korea Utara mendahulukan vaksinasi Covid-19 bagai para tentara di wilayah perbatasan.
" Vaksin dari China dibawa melalui jalur laut dan anggota Biro Keamanan Perbatasan serta para tentara di perbatasan, divaksin terlebih dahulu," kata seorang pejabat militer dari Pyongan Utara.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya