Basuki Tjahaja Purnama Menjalani Persidangan (ANTARA FOTO/Ramdani)
Dream - Sidang kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dijadwalkan mendengarkan keterangan lima saksi serta ahli. Namun, belum bisa dipastikan apakah para saksi dan ahli yang dihadirkan Ahok itu bisa hadir atau tidak.
" Kita berharap mereka yang dipanggil tidak berhalangan," kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Hasoloan Sianturi, saat dikonfirmasi, Selasa 14 Maret 2017.
Salah satu ahli yang dihadirkan adalah pakar hukum pidana dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Edward Omar Sharif Hiariej. Ahli ini pernah diajukan oleh Jaksa dalam persidangan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso.
Empat saksi lain berasal dari Bangka Belitung. Mereka adalah dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bangka Belitung, Juhri dan Ferry Lukmantara, seorang sopir asal Belitung Timur, Suyanto, serta teman Sekolah Dasar (SD) Ahok, Fajrun, asal Belitung Timur.
© Dream
Tim kuasa hukum terdakwa dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menghadirkan beberapa saksi asal Bangka Belitung. Para saksi ini dianggap cukup mengenal pribadi Ahok, sehingga keterangan mereka digunakan untuk meringankan.
" Hari ini kita akan menghadirkan saksi yang meringankan yaitu Pak Juhri, Pak Suyanto dan Pak Fajrun. Ini ada teman Pak Basuki saat SD, ada masyarakat sana yang tahu kehidupan Pak Basuki," kata salah satu kuasa hukum Ahok, Teguh Samudra di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa 14 Maret 2017.
Teguh berujar, para saksi itu nantinya akan menjelaskan bagaimana kehidupan Ahok sejak kecil yang dibesarkan di lingkungan Muslim.
" Yang mau diterbangkan ini bagaimana kehidupan sehari-hari Pak Basuki di sana, sehingga jangan sampai dianggap melakukan penodaan agama. Padahal sejak awal dia sudah ada panduan dalam kehidupannya," ucap dia.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global