Kabar Melegakan Kasus Covid-19 di Indonesia, Angka Kesembuhan Terus Naik 84,5%

Reporter : Arini Saadah
Jumat, 13 November 2020 18:01
Kabar Melegakan Kasus Covid-19 di Indonesia, Angka Kesembuhan Terus Naik 84,5%
Angka kesembuhan pasien Covid-19 secara kumulatif semakin menunjukkan peningkatan.

Dream – Kabar baik untuk Indonesia dalam penanganan pandemik corona. Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan angka kesembuhan pasien secara kumulatif semakin menunjukkan peningkatan.

Jumlah pasien sembuh harian dari Covid-19 bertambah sebanyak 3.102 orang per 12 November 2020 sehingga totalnya menjadi 382.084 orang.

Angka kesembuhan harian tertinggi terjadi di DKI Jakarta sebanyak 1.054 kasus dan kumulatifnya menembus 106.100 kasus.

“ Jumlah kasus sembuh di Indonesia pada saat ini adalah 382.084 atau 84,5 persen, dimana kasus sembuh dunia menurun yaitu 69,93 persen,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito di Graha BNPB Jakarta, (12/11/2020).

1 dari 2 halaman

Jadilah Penggerak di Lingkungan

Ilustrasi© Liputan6.com

Sementara itu, disusul oleh wilayah Jawa Barat dengan menyumbang angka kesembuhan sebanyak 524 kasus dan kumulatifnya mencapai 32.049 kasus. Kemudian Jawa Tengah menyumbang angka kesembuhan sebanyak 338 kasus dan kumulatifnya mencapai 31.937 kasus.

Sedangkan Jawa Timur menambahkan pasien sembuh harian sebanyak 243 orang dan kumulatifnya masih kedua tertinggi mencapai 49.542 kasus.

Maka dari itu, untuk menambah angka kesembuhan dan menekan angka pertambahan kasus aktif Covid-19, Prof Wiku mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan.

“ Kedisiplinan dalam protokol 3M dalam setiap kegiatan, termasuk berinteraksi dengan orang lain, adalah sebuah keharusan. Jadilah diri anda menjadi penggerak di lingkungan anda,” jelasnya.

2 dari 2 halaman

Jangan Sampai Luntur

Ilustrasi© Liputan6.com

Menanggapi PSBB transisi yang diterapkan di beberapa daerah, Wiku mengatakan bukan berarti daerah tersebut terbebas dari virus corona. PSBB diterapkan supaya perkembangan penanganan Covid-19 di daerah semakin baik, sehingga bisa menyumbang angka kesembuhan dan mencegah penularan.

“ PSBB transisi didasarkan pada perkembangan penanganan yang sudah lebih baik, tercermin dari menurunnya kasus positif, meningkatnya angka kesembuhan dan angka kematian yang dapat ditekan,” terang Wiku.

Menurutnya, meskipun masa PSBB transisi, seluruh kegiatan masyarakat harus tetap berpedoman pada protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“ Tahap PSBB transisi masyarakat tetap harus berpedoman pada 3M serta ketentuan lainnya bertujuan memutus mata rantai penularan.” tambahnya.

“ Jangan sampai luntur untuk mempertahankan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar