Oknum PNS di Serang Bercanda Sebarkan Surat Edaran Palsu Libur Sekolah

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 16 Maret 2020 13:00
Oknum PNS di Serang Bercanda Sebarkan Surat Edaran Palsu Libur Sekolah
Sang atasan mengaku surat berupa draft itu baru akan dikonsultasikan dengan Walikota.

Dream - Wabah virus corona menjadi bahan gurauan knum aparatur sipil negara (ASN) di Serang, Banten. ASN tersebut membuat surat edaran palsu berisi informasi libur sekolah di wilayahnya.

Surat edaran itu berisi tindakan pencegahan penyebaran virus corona dari Wali Kota Serang dengan nomor 421/225-Dindikbud/200. Namun surat edaran tersebut diserbarkan tanpa tanda tangan Wali Kota Serang dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Wasis Dewanto.

Wasis mengakui tersebarnya draf surat edaran mengakui liburnya Sekolah tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan kelalaian dari pegawainya.

" Itu bercandanya anak buah saya, dia (pegawai Dindikbud Kota Serang) sebarkan ke grupnya dia. Itu enggak ada tanda tangan Pak Wali, sudah saya tegur kok malah jadi buat bercandaan. Dia mengaku salah dan meminta maaf," ucap Wasis, diakses dari Merdeka.com, Senin, 16 Maret 2020.

Menurut Wasis, surat edaran tersebut yang masih dalam pembahasan wali kota itu tersebar masih dalam bentuk draf. Belum ada persetujuan dan aturan yang berlaku.

" Karena kan harus ada tanda tangan. Jadi abis maghrib itu saya baru akan bertemu dengan pak wali untuk mendiskusikan ini. Jadi, saya konsultasi dulu dengan beliau," kata dia.

1 dari 5 halaman

Keputusan Gegabah

Wasis mengimbau kepada masyarakat dan seluruh instansi pendidikan di Kota Serang agar tidak menyikapi surat edaran.

" Itulah gegabah anak buah saya, lagi seperti ini malah dibuat bercanda. Jadi untuk yang saat ini tersebar dinyatakan masih belum berlaku sampai ada keputusan dari pak Wali langkahnya akan seperti apa," ujar dia.

Sumber: Merdeka.com/Dwi Prasetya

2 dari 5 halaman

Pasien Corona Menurun Tenaga Medis di Wuhan Tersenyum dan Lepas Masker

Dream - Tenaga medis Rumah Sakit Huoshenshan, Wuhan, China, sedang berhagia karena penyebaran virus corona jenis baru, Covid-19, sudah menurun.

Sekitar kurang lebih 16 rumah sakit rujukan untuk virus corona mulai ditutup. Hal ini lantas dirayakan oleh para tenaga medis, dokter dan perawat, melakukan aksi melepas masker sebagai perayaan bahwa Wuhan kini sudah mulai bangkit dari virus corona

Sembari berdiri dan membuka masker dengan tersenyum para tenaga medis ini ingin memberikan pesan positif untuk dunia. Kasus Covid-19 yang pada pertengahan Februari mencapai 15 ribu kasus perhari, kini menyusut jadi 15 kasus baru minggu ini.

Dikutip dari akun Twitter @redfishstream, video berdurasi 35 detik ini mendapatkan respons yang beragam dari warganet Twitter. Berikut aksi tenaga medis rayakan menurunnya kasus virus Corona.

virus corona© virus corona

" Chinese medical workers who have been fighting the #coronavirus day and night in Wuhan celebrated the closing of the last temporary hospital in Wuhan. The reported #covid19 cases went from a surge in February of 15,000 in one day to only 15 this week,' keterangan akun @redfishstream, dikutip Dream, Minggu 15 Maret 2020.

(Pekerja medis Tiongkok yang berjuang melawan #coronavirus siang dan malam di Wuhan merayakan penutupan rumah sakit sementara terakhir di Wuhan. Kasus # covid19 yang dilaporkan naik dari lonjakan Februari 15.000 dalam satu hari menjadi hanya 15 minggu ini),.

3 dari 5 halaman

16 Rumah Sakit ditutup

Dilansir liputan6.com sejak Selasa 10 Maret 2020, pemerintah China telah resmi menutup 2 rumah sakit darurat khusus penanganan virus Corona terakhir yang terletak di Wuhan, Provinsi Hubei, China. Hingga kini, total telah ada 16 fasilitas darurat Covid-19 yang ditutup di kota pusat persebaran virus Corona ini.

Disebutkan bahwa fasilitas terakhir yang ditutup tersebut merupakan konversi dari Stadium Wuchang Hongsan. Fasilitas yang mulai beroperasi sejak 5 Februari 2020 ini dilengkapi dengan 784 tempat tidur dan telah menerima total 1.124 pasien. Kini sebanyak 833 pasien telah dinyatakan sembuh dan sebanyak 291 pasien telah ditransfer ke fasilitas kesehatan lain.

Selain Stadium Wuchang Hongsan, fasilitas kesehatan lain yang ditutup merupakan konversi dari pusat fasilitas olahraga yang terletak di Distrik Jiangxia. Rumah sakit darurat yang beroperasi sejak 14 Februari 2020 ini telah menerima sebanyak 564 pasien. Sebamnyak 392 telah dinyatakan sembuh dan sisanya dipusatkan ke fasilitas kesehatan lainnya.

Dilaporkan bahwa 16 rumah sakit darurat virus Corona di Wuhan telah menerima kurang lebih 13 ribu pasien positif virus Corona dan merupakan solusi efektif dalam melawan pandemi ini.

Sumber : liputan6.com

4 dari 5 halaman

Erick Thohir Sudah Tes Virus Corona Covid-19, Ini Hasilnya

Dream - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, telah memeriksakan diri ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta. Hasilnya, Erick Thohir dinyatakan negatif virus corona jenis baru, Covid-19.

" Hasil dari tes yang dilakukan di RSPAD kepada Pak Menteri, Pak Erick Thohir, hari ini sudah diberikan bahwa beliau tidak ada masalah dan sehat, dan tetap beraktivitas seperti biasa," kata Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulinggga, Minggu 15 Maret 2020.

erickthohir© erickthohir

Foto : @erickthohir

Menurut Arya, Erick Thohir akan tetap bekerja setiap hari. Erick, tambah dia, akan terus memastikan bahwa Kementerian BUMN berjalan dengan baik dan juga seluruh bumn akan bekerja untuk memenuhi seluruh operasional yang ada.

" Dan tetap bekerja juga untuk men-support yang namanya melawan corona," tambah Arya Sinulingga.

Dia menambahkan, seluruh BUMN ditugaskan terus melakukan pelayanan publik. " Tapi tetap berjaga dan mengikuti apa yang sudah disampaikan oleh presiden," ujar Arya Sinulingga.

5 dari 5 halaman

Ada 21 Kasus Baru, Total Pasien Positif Virus Corona Jadi 117

Dream - Jumlah kasus infeksi virus corona jenis baru, Covid-19, di Indonesia terus bertambah. Hari ini, Minggu 15 Maret 2020, bertambah 21 kasus hingga total ada 117 kasus positif virus corona.

" Ada 21 kasus baru. 117 kasus positif corona yang dilaporkan siang ini. Menyebar di antaranya Jakarta dan Banten," kata Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Covid-19, Achmad Yurianto, dikutip dari Liputan6.com.

Sementara itu, kondisi pasien yang dinyatakan negatif ada tujuh orang. Yuri optimis akan semakin banyak pasien yang sembuh.

Ahmad virus corona© Ahmad virus corona

Foto : Liputan6.com

Yuri mengimbau Pemerintah Daerah meliburkan sekolah. Namun dia meminta masyarakat tidak memanfaatkan libur sekolah untuk rekreasi, melainkan membatasi interaksi sosial di rumah.

" Tolong jangan libur untuk rekreasi. Mari sama-sama untuk mengurangi penyebaran," pintanya.

Beri Komentar