Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Alquran merupakan kitab suci yang terdiri dari 6.666 ayat. Ribuan ayat itu terangkum dalam 114 surat.
Masing-masing surat berisi ayat yang jumlahnya berbeda-beda. Paling sedikit, surat mengandung tiga ayat yaitu Al Kautsar dan Al Ashr dan surat dengan ayat terbanyak adalah Al Baqarah dengan 286 ayat.
Dikutip dari NU Online, Dr Muhammad Salim Muhaisin dana kitabnya Tarikh Al Quran Al Karim menjelaskan sebagian ulama membagi surat-surat tersebut dalam empat kelompok. Pengelompokan berdasarkan banyak sedikitnya jumlah ayat di dalamnya.
Kelompok pertama yaitu Ath Thiwal atau kelompok surat panjang. Ada tujuh surat yang masuk kelompok ini yang disebut ath thiwal as sab' yaitu Al Baqarah, Ali Imran, An Nisa, Al Maidah, Al An'am, Al A'raf, Yunus.
Tetapi, sebagian ulama menyatakan surat ketujuh bukanlah Yunus melainkan Al Anfal-At Taubah yang dianggap satu karena tidak dipisah lafal basmalah.
Kedua, al mi'un yaitu surat yang berisi 100 ayat lebih. Yang termasuk kelompok ini dimulai dari akhir akhir surat ath thiwal as sab' hingga akhir Surat As Sajadah.
Ketiga, al matsani yaitu surat dengan ayat kurang dari 100. Surat ini berawal dari Al Ahzab hingga awal Qaf.
Sedangkan keempat, al mufashshal yaitu surat-surat pendek. Letaknya di akhir Alquran.
Surat-surat dalam Alquran memiliki nama tertentu. Contohnya, Al Fatihah yang diberi nama Ummul Quran.
Lantas, bagaimana proses pemberian nama-nama tersebut?
Ulama memiliki perbedaan pendapat terkait hal ini. Ada yang menyatakan pemberian nama dijalankan secara tauqifi, atau mengikuti petunjuk Rasulullah Muhammad SAW. Ada juga yang menyatakan dengan taufiqi, yang merupakan hasil ijtihad para sahabat.
Pandangan pertama dianut oleh jumhur (sebagian besar) ulama. Artinya, pemberian nama didasarkan atas petunjuk Rasulullah SAW.
Dasarnya adalah beberapa hadis berikut.
" Barangsiapa yang membaca dua ayat dari akhir surat Al Baqarah pada malam hari, maka ia akan dicukupkan."
" Bacalah Al Zahrawain, yaitu surat Al Baqarah dan Ali Imran, kelak keduanya akan datang menaungi pembacanya."
" Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat di awal surat Al Kahfi, maka akan terjaga dari (godaan) dajjal."
Sementara sebagian ulama menyatakan pemberian nama surat merupakan hasil ijtihad para sahabat dan tabi'in. Salah satu dasarnya adalah pemberitan nama Al Wafiah (sempurna) untuk surat Al Fatihah oleh Sufyan bin Uyainah. Alasannya, isi Surat Al Fatihah mencakup seluruh makna dalam Alquran.
Sumber: NU Online.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya