Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Mohammed Tamimi Dipiting (Metro.co.uk)
Dream - Sejumlah foto yang menunjukkan tindakan tentara Israel membuat pengguna internet meradang. Dalam foto-foto itu, terlihat seorang tentara Israel bersenjata laras panjang menyergap anak-anak dan perempuan Palestina.
Dalam salah satu foto terlihat tentara itu memiting leher bocah Palestina, Mohammed Tamimi. Terang saja, bocah 11 tahun itu tak berkutik. Apalagi tangan kirinya dalam kondisi patah.
Mohammed Tamimi hanya meringis. Tidak terlihat ekspresi lain, kecuali kesakitan. Pasrah di bawah pitingan sang tentara bertopeng itu.
Pada foto lain terlihat sejumlah saudara perempuan Tamimi berusaha melepaskannya. Dengan sekuat tenaga mereka berusaha merebut Tamimi. Mereka melakukan apa saja yang bisa dilakukan. Termasuk menggigit tangan sang tentara

Upaya mereka berhasil. Tamimi bisa lepas dari pitingan tentara dalam insiden yang terjadi di Desa Nabi Saleh, Tepi Barat, itu. “ Ini sangat sulit bagi seorang ayah atau ibu melihat putra atau putrinya diperlakukan sperti itu, diserang secara brutal,” kata ayah Tamimi, Bassem Tamimi, dikutip Dream dari Metro.co.uk, Senin 31 Agustus 2015.

Masyarakat Nabi Saleh memang kerap mendokumentasikan aksi protes yang mereka lakukan. Termasuk, aksi kebrutalan tentara Israel yang berusaha menangkap mereka.

Dan salah satu yang berhasil didokumentasikan adalah kejadian yang menimpa Tamimi ini. Foto ini segera menyebar ke media sosial. Berbagai kecaman dan kutukan datang dari para pengguna internet di berbagai belahan dunia, ditujukan kepada tentara Israel itu.