Hibur Pasien Corona, Petugas Medis Joget Lagu Karaoke India

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 27 April 2020 11:01
Hibur Pasien Corona, Petugas Medis Joget Lagu Karaoke India
Unggahan tersebut viral di medsos.

Dream - Menjalani masa isolasi sebagai pasien Covid-19 tentu bikin jenuh. Apalagi jika di rumah sakit, rasanya ingin sekali pulang ke rumah.

Menyadari situasi ini, tim medis akan melalukan banyak cara untuk menghibur pasien. Ini agar pasien betah hingga masa isolasi selesai.

Seperti dilakukan tim medis di RSUD Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur. Mereka berinisiatif menghibur pasien di ruang isolasi dengan berbagai kegiatan.

Salah satu kegiatan yang dipilih adalah karaoke. Kocaknya, tim medis memilih lagu India agar pasien terhibur.

Aksi tersebut sempat terekam kamera dan viral di media sosial. Apalagi setelah kembali diunggah akun gosip @lambe_turah.

 Petugas medis joget© Instagram

 

1 dari 5 halaman

Kocak

" Nih diye gudniyus bebs. Kata siapa, di ruang isolasi kalian akan bosen??

Eits tenang yaa, di ruang isolasi kalian selain bisa nonton tv, komunikasi dengan keluarga melalui telepon, perawat dan pasien juga bisa karokean bareng dan sedikit berjoget sekaligus olahraga nih sama para tim medis.

Ini semua dilakukan untuk meningkatkan semangat baik perawat maupun pasien di ruang isolasi covid-19 di @rsudblambangan Kabupaten Banyuwangi agar imunitas semuanya juga tambah baik... Good job ini sih yes," tulis akun tersebut.

Dalam video tersebut tampak petugas menggunakan APD lengkap mengajak para pasien di ruang isolasi untuk bernyanyi. Juga bergoyang mengikuti irama lagu india yang diputar.

Meski awalnya malu-malu, pasien pun terlihat gembira dengan ikut bergoyang pelan mengikuti irama pasien. Para pasien tetap duduk di tempat tidurnya masing-masing sedangkan petugas menghampiri satu persatu tempat tidur sambil mengajak bernyanyi layaknya musisi yang sedang menggelar konser.

 

2 dari 5 halaman

Usir Kejenuhan

Hal ini dilakukan lantaran sejumlah pasien Covid-19 yang berada di ruang isolasi RSUD Blambangan mengalami kejenuhan. Secara klinis, mereka sehat dan berada di ruang isolasi selama sepekan.

Video ini kian ramai dibicarakan warganet dan mendapat komentar positif.

" Ini bikin pikiran mereka jd happy jadi tenang jadi cepat sembuh. Amin," tulis akun @sskaw27

" Yaps, perawat juga belajar komunkasi ke pasien dan bagaimana kejiawaan pasien. Perawat juga bisa jadi support system bagi pasien untuk mempercepat kesembuhan pasien. Semangat tim medis. Semoga kami mahasiswa medis bisa menggantikan peran kalian dengan baik," ungkap akun @uni.suci

4 dari 5 halaman

Beri Semangat untuk Tim Medis, Warga Belanda Kutip Surah Al-Maidah

Dream - Para tim medis saat ini jadi pihak yang paling banyak berkorban untuk meredakan pandemi Covid-19 di berbagai negara. Mereka berhadapan langsung dengan pasien Covid-19 setiap hari, dan nyawanya bisa saja terancam.

Sebuah penghargaan dan energi positif, diberikan dari komunitas muslim Belanda bagi para pekerja medis. Berupa sebuah poster yang membangkitkan semangat.

Menariknya, poster tersebut berisi kutipan Surah Al-Maidah ayat 32. Warga melakukan kampanye 'Verhoeven Karakter' dan 'Nobel character'.

Poster tersebut dipasang di halte bus di depan sebuah rumah sakit di Amersfoort, Utrecht, Belanda. Kutipan Surah Al Maidah ayat 32 ditulis dengan dua bahasa, Belanda dan Inggris.

" Als iemand een leven redt, is het alsof diegene de gehele mensheid heeft gered (Koran 5:32),"  isi poster tersebut.

 

5 dari 5 halaman

Azan Lebih Kencang

Terdapat juga digital billboard dengan tulisan berbahasa Inggris, " Whoever saves a life, it is as if he had saved mankind entirely (Quran 5:32)" . Artinya,'Barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya'.

Selain pemasangan digital billboard, akun twitter @rihandaulah juga memaparkan beberapa fenomena unik yang terjadi di Belanda selama masa pandemi corona.

 

" Azan boleh dikerasin, halte bus diisi poster terjemahan Quran, Surat Ar Rahman dan Al Fatihah di NPO (TVRI-nya) Belanda,"  jelasnya.

Kabar tersebut mendapat tanggapan positif dari warganet. Kicauannya telah di retweet lebih dari 1,2k dan mendapat likes 2,2k.

Selain itu, ia juga menyebarkan screenshot pengajian bersama ustadz dan ustadzah di saluran televisi NPO. Selain itu, selama pandemi saluran televisi NPO juga memberikan tilawah.

Beri Komentar