5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Malaysia Airlines (Shutterstock.com)
Dream - Insiden menegangkan terjadi dalam penerbangan pesawat Malaysia Airlines dari Kuala Lumpur ke Tawau, Sabah. Pesawat berkode penerbangan MH2664 diduga menukik tiba-tiba dan terbang tidak menentu sebelum kembali ke bandara asal pada Minggu 3 April 2022.
Seorang penumpang, Halimah Nasoha, menceritakan detik-detik mencekam itu lewat Facebook. Dia menulis insiden 30 menit dalam penerbangan pukul 2.30 siang itu.
Menurut dia, banyak penumpang panik, menjerit, dan beberapa menangis, ketika pesawat kehilangan ketinggian sekitar 30 menit setelah penerbangan.
Dia mengklaim bahwa pelacak radar penerbangan yang ditampilkan di kabin menunjukkan bahwa penerbangan telah turun dari 25.000 kaki menjadi 23.000 kaki (7.620 meter menjadi 7.010 meter). Turun dari 610 meter.
" Itu sangat menakutkan bagi kami. Saya benar-benar merasa seperti akan mati," tulis Halimah di Facebook.
" Saya kesal karena saya tidak memakai sabuk pengaman pada waktu itu," tambah dia. Halimah mengaku " melayang" dari kursinya saat kejadian itu.
" Penerbangannya tidak stabil. Naik lalu turun. Tapi, pertama kali turun adalah yang terburuk," sambung dia.
Dalam sebuah pernyataan Malaysia Airlines mengatakan bahwa masalah teknis itu " diperparah oleh cuaca buruk dalam perjalanan."
Pilot kembali ke Bandara Internasional Kuala Lumpur sebagai tindakan pencegahan, demi keselamatan penumpang. Pesawat mendarat dengan selamat di Kuala Lumpur pada pukul 17.03 waktu setempat.
Malaysia Airlines mengatakan keselamatan awak dan penumpangnya adalah yang paling penting. Halimah memuji cara pilot pesawat Boeing 737-800 itu dalam menangani situasi darurat.
SUmber: The Straits Times
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?