Gagal Menikah karena Potong Rambut

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 16 Februari 2016 11:02
Gagal Menikah karena Potong Rambut
Seorang gadis di Madinah, Arab Saudi, memutuskan untuk memotong rambut panjangnya yang indah. Calon suaminya justru marah dan membatalkan pernikahan mereka.

Dream - Seorang gadis di Madinah, Arab Saudi, memutuskan memotong rambut beberapa hari sebelum menikah. Bukan pujian yang didapat, calon suaminya malah memutuskan untuk membatalkan pernikahan mereka.

Awalnya, gadis itu disarankan oleh tukang cukur langganannya agar dia tidak memotong rambutnya. Alasannya, gadis itu memiliki rambut panjang yang indah.

Tetapi, gadis itu berkeras memotong rambutnya. Ini karena dia lelah merawat rambut panjangnya.

" Dia memotong rambut dengan gaya 'Strawberry Cut' yang membuat rambutnya terlihat benar-benar pendek," tulis harian berbahasa Arab Okaz.

Gadis itu lalu menelepon calon suaminya. Dengan senangnya, gadis itu memberitahu calon suaminya, dia kini tidak lagi punya rambut yang panjang.

Alih-alih mendapat pujian, calon suami gadis itu justru marah besar. Calon suaminya lantas memutuskan untuk membatalkan pernikahan mereka.

" Pengantin pria itu tiba-tiba marah besar. Dia menyuruh calon istrinya menempatkan rambutnya ke dalam kantong plastik besar dan dijadikan cinderamata dan membatalkan pernikahan mereka. Dia berkata mimpinya adalah menikah dengan wanita yang memiliki rambut panjang dan gadis itu tidak lagi menjadi istri impiannya," tulis harian tersebut.

(Ism, Sumber: emirates247.com)

1 dari 3 halaman

Kisah Tragis Pengantin Baru: Cuma Jadi Istri Sehari

Dream - Tak terbayang kesedihan yang dialami seorang wanita Malaysia ketika hanya sempat mengecap nikmat bahagia bergelar isteri. Hanya dalam waktu sehari saja.

Itu karena suaminya, Syahrul Annuar, terlibat dalam kecelakaan di jalan raya sehari setelah mereka menikah.

Menurut pernyataan bibi Annuar melalui halaman Facebook, almarhum ditabrak pria mabuk pada pagi hari. Peristiwa terjadi saat sang suami akan keluar dari simpang jalan di kawasan sekitar rumahnya.

Ibu almarhum dilaporkan masih berada dalam kondisi lemah dan masih terkejut dengan berita kepergian anak tersayangnya itu.

Meskipun begitu, bibi Annuar yang membagikan kabar ini telah merelakan kepergian mendadak keponakan yang baru saja merayakan pernikahannya itu.

(Ism, Sumber: mynewshub.cc)

2 dari 3 halaman

Tak Terima Dipaksa Menikah, Gadis Ini Pakai Gaun Berdarah

Dream - Seorang gadis di Tiongkok, sebut saja Chan, 20 tahun, dipaksa menikah oleh kedua orangtuanya. Dia dijodohkan dengan seorang pria yang sama sekali tidak dia kenal.

Perjodohan itu dilakukan oleh sang ayah lantaran terlilit utang. Chan sebenarnya tidak terima dengan perjodohan itu, namun ayahnya malah membentaknya.

" Saya bertanya pada ayah, siapa orang yang akan menjadi suami saya. Tapi dia malah marah dan membentak saya," ujar Chan.

Chan menangis mendengar jawaban sang ayah. Parahnya, sang ayah sampai menyuruh dia berhenti bekerja agar tidak mempermalukan suaminya.

Beberapa hari jelang pernikahan, Chan semakin sering merenung. Dia tidak ingin pernikahan terjadi dan mencari cara agar bebas dari paksaan ayahnya.

Akhirnya, Chan menemukan jalan keluar. Dia mengambil gaun pernikahan yang sudah disiapkan dan melumuri gaun itu dengan darah. Darah itu dia ambil setelah melukai lengannya sendiri.

Chan lantas mengenakan gaun itu saat hari pelaksanaan pernikahan. Hal itu membuat semua undangan terkejut.

Chan berjalan menuju altar dengan tenang. Sesampai di altar, dia berhenti dan berteriak.

" Saya mengutuk gaun saya, pernikahan saya, dan siapapun yang memaksa saya menikah dengan orang yang tidak saya cintai. Tak peduli dia orangtuaku sendiri," kata dia.

Para hadirin ribut lantaran sebagian besar dari mereka masih percaya pada kutukan, termasuk si pengantin pria. Alhasil, pengantin pria ketakutan dan memutuskan membatalkan pernikahan.

Penderitaan Chan berakhir. Tetapi, masih ada masalah lain, karena sang ayah mengusir gadis itu dan melarangnya tinggal di rumah.

" Bagi saya, lebih baik lebih baik menggelandang di jalanan daripada hidup dengan orang yang tidak aku kenal," ucap dia.

(Ism, Sumber: aiheaven.com)

3 dari 3 halaman

Jalani Prosesi Pernikahan, Sarung Pengantin Pria Melorot

Dream - Banyak orang yang tak berharap punya mimpi buruk setengah tak berbusana di depan orang banyak. Tapi itu benar-benar terjadi dan dialami oleh seorang pria di acara pernikahannya sendiri.

Pengantin pria nahas ini terekam mengenakan kain veshti, sarung tradisional yang dipakai pria di Asia Selatan, seperti di India atau Sri Lanka. Kain veshti hanya dililitkan di pinggang dan diikat begitu saja agar tidak melorot.

Dalam video prosesi pernikahan terlihat pengantin pria berjalan dengan menggandeng pengantin wanita di belakangnya. Namun tiba-tiba kain yang melilit pinggang pengantin pria itu melorot sehingga membuat yang hadir tertawa terpingkal-pingkal.

Yang patut bertanggungjawab atas melorotnya kain veshti itu adalah sang pengantin wanita. Masalahnya, dalam video dia terlihat menginjak ujung kain veshti yang dipakai suaminya secara tidak sengaja.

Sadar direkam oleh beberapa kamera, si pengantin pria cepat-cepat melilitkan kembali kain veshti yang dipakainya. Tapi sudah terlambat, karena rekaman itu kini telah tersebar secara luas di dunia maya.

(Sumber: Mirror.co.uk)

Beri Komentar
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup