Usai Lebaran, Perceraian Meningkat di Makassar

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 17 Juni 2019 15:01
Usai Lebaran, Perceraian Meningkat di Makassar
Sudah ada 76 gugatan masuk hanya pada empat hari usai lebaran, yaitu mulai 10 hingga 14 Juni 2019.

Dream - Pengadilan Agama Makassar mencatatkan adanya peningkatan permohonan perceraian usai lebaran 2019. Dalam kurun waktu 10-14 Juni 2019, sudah ada 76 gugatan perceraian yang masuk.

" Belum diproses. Data yang masuk itu rata-rata perempuan semua yang mengajukan perceraian," ujar staf PA Makassar yang enggan disebutkan namanya, dikutip dari Bonepos.

Staf tersebut mengatakan dari 76 permohonan cerai yang masuk, 53 gugatan pemohonnya adalah perempuan yang disebut cerai gugat. Sedangkan 19 sisanya diajukan oleh pemohon laki-laki yang disebut cerai talak.

Tetapi, staf tersebut enggan menyebut alasan dari masing-masing gugatan. " Alasannya tentu tidak bisa di-publish karena ini privasi seseroang, namanya (penggugat) saja disembunyikan," kata dia.

Panitera Muda Hukum PA Makassar, Shafar Arfah, mengatakan baru ada 76 permohonan cerai yang masuk dalam kurun sepekan terakhir. Semua permohonan tersebut belum ada yang diproses.

" Banyak alasan mereka melakukan gugatan," kata dia.

 

1 dari 5 halaman

Banyak Sebab, Salah Satunya Reuni Sekolah

Secara umum, gugatan perceraian terjadi karena sejumlah sebab. Di antaranya perzinahan, menelantarkan pasangan, hukuman penjara, poligami, kekerasan dalam rumah tangga, perselisihan secara terus menerus, kawin paksa, murtad maupun persoalan ekonomi.

Tidak tertutup kemungkinan gugatan perceraian terjadi dipicu reuni dengan mantan rekan sekolah. Seringkali ada orang yang kepincut dengan mantan pacar ketika bertemu saat reuni.

Lebih lanjut, Shafar mengatakan sepanjang Mei, pihaknya mencatatkan adanya 380 permohonan cerai gugat. Dari jumlah tersebut, 17 gugatan dinyatakan dicabut sedangkan 129 gugatan dikabulkan.

Sedangkan jumlah permohonan cerai talak yang diterima PA Makassar pada bulan yang sama sebanyak 126 gugatan. 6 gugatan dicabut sementara 32 gugatan dikabulkan.

" Ada juga laporan yang tidak diterima dan digugurkan," kata Shafar.

Sumber: Bonepos.com

2 dari 5 halaman

Kecantol Mantan di Reuni Sekolah, Puluhan Istri Dicerai Suami

Dream - Reuni biasanya dimanfaatkan untuk menyambung tali silaturahmi. Tapi rupanya ada pula yang berujung petaka. Cinta lama bersemi lagi saat reuni. Akibatnya, puluhan istri ditalak suami.

Dikutip dari laman Pojoksatu.id, Sabtu 25 Agustus 2018, berdasarkan data Pengadilan Agama Bontang Kalimantan Timur, dari 95 kasus perceraian yang terjadi di Bontang sejak Juni 2018, sebanyak 22 kasus di antaranya merupakan kasus perceraian akibat perselingkuhan sang istri.

Ternyata sebagian besar kasus perselingkuhan tersebut dilaporkan usai lebaran Idul Fitri 2018. Hampir semua kasus perceraian dipicu perselingkuhan istri dengan mantan kekasih.

“ Para suami kebanyakan mendapati istrinya berselingkuh setelah mengikuti reuni sekolah, saat momen Lebaran. Kasusnya mirip semua,” ujar Hakim di Pengadilan Agama Bontang Anton Taufiq Hadiyanto.

3 dari 5 halaman

Habis Lebaran, Ramai-ramai Suami Gugat Cerai

Selama Lebaran pengadilan tutup. Namun begitu kantor dibuka, seketika langsung banyak pendaftar yang ingin mengajukan perkara cerai talak.

“ Kantor dibuka langsung mirip semua kasusnya, perselingkuhan, seperti semacam tren. Pemohon menyertakan bukti foto saat pertemuan di akun facebook. Bukan itu saja, bahkan riwayat percakapan di WhatsApp juga ikut dilampirkan pemohon,” ujar Anton.

4 dari 5 halaman

Didominasi Perselingkuhan Istri

Menurut Anton, fenomena ini berbeda ketika ia bertugas di pulau Jawa. Kebanyakan di lokasi tersebut perselingkuhan dilakukan oleh kaum pria. Akan tetapi di Bontang justru kaum hawa yang mendominasi.

Kini, upaya yang dilakukan ialah melakukan mediasi dan setiap persidangan selalu majelis hakim wajib untuk mendamaikan.

“ Meskipun agendanya putusan, tetapi tetap pemohon dan termohon itu didamaikan sampai maksimal. Jika sidangnya 17 kali, ya sejumlah itu didamaikannya" .

(Sumber:Pojoksatu.id)

5 dari 5 halaman

Kecantol Mantan Saat Reuni Sekolah, Istri Minta Cerai

Dream - Hati Zamri hancur. Kesetiaannya dibalas dengan pengkhianatan. Rumah tangga pria Malaysia ini berantakan setelah reuni sekolah. Sebab, sang istri kembali menjalin cinta dengan mantan pacarsemasa sekolah. Astagfirullah.....

“ Gara-gara acara reuni laknat itu, rumah tangga kami hancur ketika cinta monyet istri dengan teman sekolah kembali bersemi sampai terjerumus ke lembah zina,” kata Zamri, dikutip Dream dari Harian Metro, Selasa 31 Mei 2016.

Setelah reuni itu, pria 47 tahun ini mendapati istrinya menginap di hotel bersama sang mantan pacar. Pasangan selingkuh ini tertangkap basah sedang berduaan di sebuah hotel yang terletak di Jalan Chow Kit, Kuala Lumpur.

Zamri syok berat setelah diberi tahu polisi dan Departemen Agama Islam Wilayah Persekutuan (JAWI) bahwa istrinya yang berusia 52 tahun ditangkap saat tengah berduaan bersama seorang ayah dari enam anak. Penangkapan terjadi pukul 12.45 tengah malam.

Sebelum ini, istri Zamri memang mengajukan gugatan cerai. Namum dia tak menyangka, istri yang telah melahirkan empat anak dan punya dua cucu ini menuntut cerai karena hanya ingin kembali pada mantan pacarnya.

Kata Zamri, perubahan sikap istrinya itu mulai terlihat setelah menghadiri acara reuni yang diadakan teman sekolahnya di Setapak Rampai pada September tahun lalu.

Beri Komentar
Belajar Jadi Orangtua yang Lebih Baik di Fimelahood #MindfulParenting