Geger Pengakuan Gadis Wuhan Lolos Pemindai Suhu di Bandara Demi Travel ke Paris

Reporter : Idho Rahaldi
Jumat, 24 Januari 2020 17:01
Geger Pengakuan Gadis Wuhan Lolos Pemindai Suhu di Bandara Demi Travel ke Paris
Ulahnya membuat marah warga Tiongkok. Dia dituding bisa menciptakan pandemi di negara tujuannya.

Dream - Coronavirus atau yang dikenal sebagai virus corona menjadi momok bagi sejumlah negara saat ini. Bahkan bisa dikatakan virus Corona yang menjadi wabah di Tiongkok ini menjadi isu persoalan kesehatan global di awal tahun 2020.

Virus Corona dikabarkan pertama kali terdeteksi di sebuah kota di China bernama Wuhan. Sejak Kamis, 23 Januari 2020, kota Wuhan yang berpenduduk 11 juta jiwa telah diisolasi oleh otoritas China.

Pihak berwenang di Wuhan menangguhkan semua perjalanan bus dan kereta bawah tanah ke kota tersebut. Tak ada warga yang boleh datang atau meninggalkan kota tanpa alasan kuat.

Namun seketat apapun penjagaan yang dibuat, tetap saja ada celah yang ditembus mereka yang punya 1000 akal. 

1 dari 5 halaman

Seorang Gadis Bandel

Ya, seorang gadis asal Wuhan baru-baru ini mengegerkan jagat media sosial.

 Gadis WuhanGadis Wuhan © dream.co.id

Melalui sebuah postingan, Gadis bermarga Yan itu dengan bangganya mengakui bahwa ia berhasil mengelabuhi alat pemeriksa kesehatan di bandara.

 WuhanWuhan © dream.co.id

Padahal saat itu dirinya tengah berada dalam kondisi tak 100 persen sehat. Ia dikabarkan tengah mengalami demam dan batuk.

Berdasarkan laporan World Of Buzz, Yan memposting beberapa foto di aplikasi WeChat dan menulis bahwa dirinya sudah mengkonsumsi beberapa obat penurun demam sebelum terbang.

Hal itu membuat suhu tubuhnya menurun sehingga ia bisa terbebas dari mesin pemindai suhu tubuh.

2 dari 5 halaman

Berlibur ke Paris

Gadis Wuhan ini dikabarkan terbang untuk berlibur ke Paris dan Lyon, Perancis.

" Aku berhasil, akhirnya aku bisa makan makanan enak di sini. Rasanya aku sudah kelaparan selama dua hari. Kota ini penuh dengan makanan enak... Sebelum aku meninggalkan rumah (Wuhan) aku demam dan batuk, jadi aku takut tidak bisa naik pesawat. Aku segera minum obat dan terus mengukur suhu tubuhku sampai aku berhasil melewati migrasi," tulisnya.

Pengakuannya sontak membuat banyak warganet di China terkejut. Beberapa orang memarahinya dan menudingnya bisa menciptakan  pandemi di negara orang lain jika benar-benar terinfeksi virus corona.

Kedutaan China di Perancis pun tahu tentang hal ini dari orang-orang yang mengirimkan keluhan. Mereka langsung menghubunginya.

Pada Rabu 22 Januari malam, pihak kedutaan langsung menghubungi Yan dan memerintahkannya untuk memeriksakan diri di rumah sakit terdekat di Perancis.

Waduh bandel banget ya, semoga enggak terjadi apa-apa.

3 dari 5 halaman

Terpapar Virus 'Misterius' Corona, Seperti Apa Bahayanya?

Dream - Sebaran penyakit misterius di Wuhan, China membuat banyak negara waspada. Virus ini membuat penderitanya mengalami infeksi yang mirip pneumonia. Pada 16 Januari 2020 dilaporkan ada dua orang penduduk Wuhan meninggal karena virus tersebut.

Sementara ada lima orang yang sampai memasuki tahap kritis. Awalnya, tim medis setempat tak mengetahui secara jelas pemicu utama penyakit yang menulari banyak orang tersebut.

Setelah diteliti ternyata penyakit pneumonia atau sesak napas disebabkan oleh virus corona. Virus ini dianggap berbahaya karena sudah menyebabkan kematian, menjangkiti banyak orang dan tersebar di Thailand dan Jepang.

Berbagai negara, termasuk Indonesia akhirnya mengeluarkan peringatan terkait penularan virus pada warganya yang melakukan perjalanan ke negara-negara yang diketahui terpapar virus corona. Virus tersebut dianggap berbahaya dan sangat menular.

4 dari 5 halaman

Apa Itu Virus Corona?

Dikutip dari KlikDokter, menurut dr. Devia Irine Putri, virus ini sebenarnya masih satu keluarga dengan MERS (Middle East Respiratory Syndrome) dan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome).

Kata corona pada virus tersebut berasal dari bahasa Latin yang berarti mahkota. Dinamakan corona sesuai dengan bentuk virus tersebut yang jika dilihat menggunakan mikroskop tampak seperti mahkota.

  Flu dan Batuk? Tak Perlu ke DokterFlu dan Batuk? Tak Perlu ke Dokter © © MEN

Virus corona pertama kali diisolasi pada 1965. Virus ini diambil dari cairan hidung seorang anak dengan gejala pilek. Biasanya, pilek disebabkan Rhinovirus atau virus influenza. Sayangnya, sampai saat ini dokter masih sulit untuk membedakan antara gejala infeksi rhinovirus, virus influenza, dan coronavirus.

" Coronavirus ini menyerang ke pernapasan. Jadi penyakit ini seperti flu tapi versi yang parahnya kalau bisa dibilang," kata dr. Devia Irine Putri.

5 dari 5 halaman

Sesak Napas Parah

Awalnya, virus corona itu ditularkan dari binatang ke manusia.ke orang. Biasanya binatang yang dimaksud adalah dari kucing. Namun, diketahui kalau virus corona saat ini mulai menular dari manusia ke manusia.

  Virus CoronaVirus Corona © Shutterstock

Terkait gejalanya, corona virus menyerupai flu biasa, seperti demambatuk. Hanya saja, virus ini biasanya menyebabkan penderitanya mengalami sesak napas. Jika kondisinya sudah parah bisa menyebabkan pneumonia, infeksi di paru-paru hingga kematian.

" Karena mirip flu biasa, penyakit ini sangat berbahaya. Kita biasanya tidak tahu terkena corona atau tidak. Kalau benar-benar terkena, harus segera diisolasi karena takutnya terjadi penyebaran," pesan dr. Devia.

Untuk mencegahnya, hindari pergi ke negara yang sedang terpapar virus. Pastikan cuci tangan, jaga kebersihan, dan gunakan masker.

Selengkapnya baca di sini.

Beri Komentar
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna