Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Puncak Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional Tahun 2020, Di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (19/12/2020). (Foto: Humas Kemenko PMK/Kristian Suryatna)
Dream - Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) dimanfaatkan sebagai momentum melawan pandemi Covid-19. Dibutuhkan gotong royong untuk menanggulangi dampak pandemi Covid-19.
Demikian disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, dalam puncak HKSN Tahun 2020, di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu 19 Sesember 2020.
" Melalui momentum Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional Tahun 2020, saya mengharapkan kiranya dapat menggugah kesadaran kita bersama untuk menerapkan rasa kesetiakawanan sosial, peduli, berbagi, dan gotong royong dalam menanggulangi dampak Covid-19," ujar Muhadjir, dikutip dari laman setkab.go.id.
Menurut Muhadjir, apabila nilai-nilai kesetiakawanan sosial diterapkan dan dibudayakan dengan baik, maka semua permasalahan bangsa bisa dilalui dengan baik.
" Saya yakin, apabila hal tersebut dilaksanakan secara bersama-sama dan menjadi budaya, maka kita akan dapat menghadapi tantangan dan permasalahan bangsa, bukan hanya dampak Covid-19, tapi juga permasalahan lainnya," tutur dia.
Penanganan dampak Covid-19, tegas Muhadjir, bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Namun juga seluruh masyarakat.
" Marilah, melalui peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional ini kita berlomba-lomba memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara, sehingga bangsa Indonesia dapat mengatasi segala permasalahan yang ditimbulkan akibat dampak Covid-19."
" Mari kita lawan Covid-19 dengan menjadi pejuang kemanusiaan. Banyak yang dapat kita lakukan, dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan, dan tentunya untuk bangsa dan negara," tutur Muhadjir.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya