Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Istri Perdana Menteri Terinfeksi Virus Corona, Spanyol Lockdown

Reporter : Syahid Latif
Minggu, 15 Maret 2020 14:08
Istri Perdana Menteri Terinfeksi Virus Corona, Spanyol Lockdown
Hingga kini, telah terjadi 6.250 kasus infeksi virus Corona jenis baru di Spanyol. Sebanyak 193 orang meninggal dunia.

Dream - Spanyol memutuskan melakukan lockdown atau menutup negaranya sejak Sabtu 14 Maret 2020. Keputusan itu diambil setelah penyebaran virus corona jenis baru, Covid-19, di Negeri Matador semakin memburuk.

Kebijakan lockdown itu merupakan bagian langkah darurat 15 hari yang dilakukan Spanyol untuk memerangi virus Corona jenis baru.

Spanyol merupakan negara ke dua di Eropa dengan kasus terburuk virus Corona jenis baru tersebut, setelah Italia yang melakukan lockdown seminggu sebelumnya.

Hingga kini, telah terjadi 6.250 kasus infeksi virus Corona jenis baru di Spanyol. Sebanyak 193 orang meninggal dunia.

1 dari 2 halaman

Semua Tutup

Dengan kebijakan lockdown itu, warga Spanyol harus tinggal di rumah, kecuali untuk membeli makanan, berobat, bekerja, maupun ke rumah sakit untuk urusan yang darurat.

Bar, restoran, dan toko, yang menjual apapun, kecuali makanan dan kebutuhan pokok harus tutup. Tempat hiburan dan aktivitas olah raga juga dihentikan, termasuk bioskop, teater, kolam renang, dan lapangan sepak bola.

" Kita (pada akhirnya) akan kembali ke pekerjaan rutin kita dan kembali mengunjungi teman-teman dan orang-orang tercinta kita," kata Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez.

2 dari 2 halaman

Istri PM Positif Corona

" Sampai saat itu tiba, jangan buang energi yang penting sekarang. Jangan sampai salah," tambah dia dengan mendesak semua orang untuk tinggal di rumah.

Tak lama setelah pengumuman tersebut, pemerintah mengatakan istri Pedro Sanchez, Begona Gomez, dinyatakan positif terinveksi Covid-19.

Beri Komentar