Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ilustrasi Ibadah Haji
Dream - Pada Minggu, 30 Agustus 2015, sebanyak 4.636 jemaah asal Indonesia yang tergabung dalam 12 kelompok terbang (kloter) dijadwalkan tiba di Mekkah. Suhu yang mencapai 44 derajat celcius tidak menghalangi semangat para Tamu Allah bersiap beribadah.
Kloter JKS 01 menjadi salah satu kelompok terbang pertama yang datang ke Mekah. Meskipun cuaca cukup panas, guyuran hujan di sore yang panas itu dapat menyegarkan jemaah di kloter JKS 01 sebelum akhirnya mondok di Sektor 7, Jarwal Mekkah.
Setiba di Hotel Jirand Al-Taseer jemaah haji dari kloter itu disambut dengan marawis. Pengurus haji dan pondokan asal Arab Saudi tak lupa membagikan bunga serta kunci kamar menginap kepada jemaah.
Salah seorang jemaah Elis Supena mengatakan sangat bahagia dengan pelayanan ini. “ Alhamdulillah, ternyata Negara sangat perhatian dengan jemaah haji. Di setiap titik selalu ada petugas yang memperhatikan,” katanya dikutip Dream dari laman kemenag.go.id.
Perempuan asal Tasikmalaya itu mengaku tidak menyangka ada banyak petugas memberikan perhatian dan memastikan jemaah dalam kondisi baik. Menurut dia, fasilitas yang diberikan juga cukup baik.
Konsulat Jenderal RI Dharmakirty Syailendra Putra yang menyambut jemaah dari Kloter JKS 01 mengatakan sebagian besar sudah masuk ke kamarnya. Dharmakirty mengatakan pemondokan nomor 704 ini bakal ditempati enam ribu jemaah asal Indonesia. Selama di Mekah, jemaah juga akan mendapatkan layanan makan siang selama 15 kali.
“ Di area lebih dari dua ribu meter juga akan ada bus salawat,” kata dia.
Meski pelayanan dari hotel telah memadai ada beberapa jemaah yang mengalami kesulitan menggunakan fasilitas hotel. Untuk itu, Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Arsyad Hidayat menambahkan jika petugas akan memandu jemaah menggunakan fasilitas hotel. Petugas juga akan mengingatkan jemaah agar tidak memasak di dalam hotel.
“ Nanti juga disiapkan semacam kafetaria,” katanya.