Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (Foto: YouTube Sekertariat Presiden)
Dream - Presiden Joko Widodo menyinggung soal vaksin virus corona dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB ke-75, Rabu 23 September 2020.
Presiden yang beken dengan sapaan Jokowi itu menegaskan, vaksin merupakan hal esensial dalam menghadapi pandemi virus corona yang menghantam dunia. Saat ini, kasus virus corona sudah mencapai 31 juta.
" Vaksin akan menjadi game changer dalam perang melawan pandemi," kata Jokowi dalam YouTube Sekertariat Presiden.
Jokowi mendorong anggota PBB untuk bekerjasama memastikan semua negara mendapatkan akses setara terhadap vaksin yang aman dengan harga terjangkau. Untuk jangka panjang, tata kelola ketahanan kesehatan dunia juga harus diperkuat.
Lebih lanjut Jokowi mengatakan, ketahanan kesehatan dunia yang berbasis ketahanan kesehatan nasional, akan menjadi penentu masa depan dunia. Dari sisi ekonomi, reaktivasi kegiatan ekonomi secara bertahap harus mulai dilakukan.
" Dengan melakukan koreksi terhadap kelemahan-kelemahan global supply chains yang ada saat ini," ungkap dia.
Kepala Negara juga mengingatkan, aktivasi ekonomi harus memprioritaskan kesehatan warga dunia. Dunia yang sehat dan produktif harus menjadi prioritas semua negara.
" Semua itu dapat tercapai jika kita semua bekerja sama… bekerja sama... dan bekerja sama. Mari kita memperkuat komitmen, dan konsisten menjalankan komitmen untuk selalu bekerjasama," pungkas dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya