Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (YouTube/Sekretariat Presiden)
Dream - Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat agar bersedia mendapat suntikan vaksin Covid-19. Selain untuk melindungi diri sendiri, mengabaikan imunisasi vaksin bisa merugikan orang lain.
" Kalau ada yang tidak mau divaksin tidak hanya merugikan diri sendiri tapi orang lain," ujar Jokowi, disiarkan channel YouTube Sekretariat Presiden.
Vaksinasi di Indonesia rencananya akan dimulai pekan ini. Jokowi yakin kondisi akan kembali normal setelah adanya vaksinasi.
" Saya yang dimulai, disuntik pertama, dokter-dokter dan selanjutnya masyarakat," kata Jokowi.
Pada bulan ini ditargetkan sebanyak 5,8 juta penduduk Indonesia akan mendapat suntikan vaksin Covid-19. Target keseluruhan, sebanyak 182 juta penduduk disuntik vaksin sebanyak dua kali.
" Disuntik dua kali, berarti vaksinnya butuh 2x182 juta, hampir 400 juta disuntik untuk kebutuhan vaksinnya," ucap Jokowi.
Lebih lanjut, Jokowi mengatakan keadaan akan langsung kembali normal setelah vaksinasi. Sehingga, dia meminta masyarakat tetap patuh protokol kesehatan.
" Harus disiplin kalau memang itu bisa kita lakukan, itu bisa sangat mengurangi," kata Jokowi.
Selain itu, Jokowi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ke tempat berkerumun banyak. Cara itu dapat mengurangi kasus baru.
" Kalau yang divaksin sudah 182 juta itu, 70 persen dari penduduk Indonesia terjadi kekebalan komunal, insya Allah Covidnya stop," kata Jokowi.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya