Tiga Hari Berturut-turut, Kasus Positif Covid-19 Tembus 8.000

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Jumat, 1 Januari 2021 16:59
Tiga Hari Berturut-turut, Kasus Positif Covid-19 Tembus 8.000
Sudah tiga hari berturut-turut penambahan orang yang terkonfirmasi tertular virus Covid-19 berada di angka 8.000 kasus.

Dream - Pemerintah melaporkan adanya penambahan 8.072 kasus baru COVID-19 di Indonesia pada Jumat, 1 Januari 2021.

Itu berarti sudah tiga hari berturut-turut penambahan orang yang terkonfirmasi tertular Virus Corona penyebab COVID-19 berada di angka 8.000 kasus.

Sebelumnya, pada Kamis, 31 Desember 2020, penambahan kasus harian COVID-19 sebanyak 8.074 dan satu hari sebelumnya, Rabu, 30 Desember 2020, sebanyak 8.002 kasus.

Dari data yang diperoleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Indonesia, jumlah spesimen yang diperiksa sepanjang 24 jam terakhir sebanyak 40.785.

Selain itu, sebanyak 6.839 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19 dan 191 orang meninggal dunia.

Berikut data terbaru penambahan COVID-19 di Indonesia pada hari ini:

Kasus positif : 8.072 total 751.270 jiwa

Sembuh : 6.839 total 617.936

Meninggal : 191 total 22.329 kasus.

Suspek COVID-19 : 68.418

Sumber: liputan6.com

1 dari 3 halaman

Nama Penerima Vaksin Corona Sudah Keluar, Cek Daftarnya

Dream - Pemerintah segera melakukan vaksinasi corona kepada seluruh masyarakat secara gratis. Namun, program vaksin tersebut akan dilaksanakan secara bertahap. Tahap pertama akan dimulai Januari hingga April 2021.

Vaksin tahap pertama ini diketahui akan diberikan kepada seluruh tenaga kesehatan. Para tenaga kesehatan ini dapat mulai melakukan pengecekan melalui aplikasi PeduliLindungi yang dapat diunduh di Google PlayStore bagi pengguna Android atau Appstore bagi pengguna iOS.

Selain melalui aplikasi, pengecekan dapat dilakukan melalui laman website https://pedulilindungi.id. Pengecekan dilakukan dengan cara memasukkan NIK.

2 dari 3 halaman

Setelah memasukkan NIK sesuai dengan KTP, nantinya akan timbul informasi apakah nama telah atau belum terdaftar sebagai calon penerima vaksin kelompok pertama.

Dalam laman website, disebutkan calon penerima vaksin Covid-19 juga akan mendapatkan SMS lagi dari PEDULI COVID untuk diarahkan melakukan registrasi ulang secara elektronik. Registrasi ulang ini dilakukan melalui aplikasi PeduliLindungi ataupun laman website.

Namun, bagi tenaga kesehatan atau tenaga penunjang yang ada di fasilitas pelayanan kesehatan yang belum mendapatkan SMS atau namanya belum terdaftar saat melakukan cek NIK pada menu di atas, dapat mengirim e-mail ke vaksin@pedulilindungi.id

3 dari 3 halaman

Selain memberikan informasi terkait terdaftar tidaknya, aplikasi PeduliLindungi juga dapat mengidentifikasi orang-orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19 atau PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dan ODP (Orang Dalam Pengawasan).

Serta dapat membantu mengingat riwayat perjalanan dan dengan siapa melakukan kontak secara langsung.

Aplikasi PeduliLindungi sendiri telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kominfo No 171 Tahun 2020 sebagai dasar penyelenggaraan tracing, tracking, dan fencing melalui infrastruktur, sistem, dan aplikasi telekomunikasi untuk mendukung Surveilans Kesehatan melengkapi Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika sebelumnya, yaitu Keputusan Menteri Kominfo No 159 Tahun 2020.

Beri Komentar