Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream – Sutan Bhatoeghana Siregar telah tutup usia. Pemilik jargon “ ngeri-ngeri sedap” ini menghembuskan napas terakhir setelah melawan penyakit serius yang dideritanya, yaitu sirosis hepatis.
“ Penyakitnya siroris hepatis,” kata Kasubag Humas Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Akbar Hadi, ketika dihubungi Dream, di Jakarta.
Di Rumah Sakit Bogor Medical Center (BMC),Bogor, Sutan mengembuskan napas terakhirnya pada hari ini, Sabtu 19 November 2016 pukul 08.00 WIB. Rencananya, beliau akan dimakamkam sore ini di Pemakaman Giri Tama, Tonjong, Parung, Bogor, Jawa Barat, selepas Ashar.
Siapa Sutan?
© Dream
Dia lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara, tahun 1957. Sutan adalah politisi Partai Demokrat dan terpilih sebagai anggota DPR untuk daerah pemilihan Sumatera Utara yang meliputi Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Tebing Tinggi. Dia juga merupakan seorang Ketua Umum Komisi VII DPR RI untuk periode 2009-2014.
Sebelum berkecimpung di politik, salah satu pendiri Partai Demokrat ini juga aktif di beberapa organisasi sejak masa mudanya. Lulusan ATN Yogyakarta ini menjadi Kasie II Yon v Mahakarta. Tak hanya itu, Sutan juga pernah menjabat sebagai Ketum Batak Islam Cilacap tahun 1990 dan Sekretaris ICMI ORSAT Cilacap tahun 1990.
Karier politiknya dimulai setelah ikut mendirikan Partai Demokrat yang bertujuan untuk mengangkat Susilo Bambang Yudhoyono sebagai calon presiden. Dia beberapa kali menduduki posisi penting di Partai Demokrat, di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat dan Ketua Departemen Perekonomian DPP Partai Demokrat.
Dia terpilih sebagai anggota DPR sebanyak dua kali, yaitu periode 2004 dan 2009. Di parlemen, Sutan menduduki jabatan sebagai sekretaris Fraksi Demokrat.
Pria ini terkenal dengan celetukan " ngeri-ngeri sedap" .
Namanya pun melambung setelah penetapan mantan Kepala Satuan Kerja Khusus (SKK) Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas, Rudi Rubiandini, sebagai tersangka kasus suap SKK Migas. Pria ini dikabarkan meminta sejumlah uang kepada Rudi sebagai alasan Tunjangan Hari Raya (THR). Pada 14 Mei 2014, Sutan ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait dengan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya