Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Ketum MUI KH Ma'ruf Amin (Foto: Istimewa)
Dream - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma'ruf Amin, mengutuk keras aksi terorisme di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur. Aksi bom bunuh diri yang menewaskan 18 orang itu membuatnya geram.
" Ini (aksi bom bunuh diri) saya kira perbuatan yang sangat biadab. Membuat orang banyak yang menjadi korban," kata Ma'ruf, dalam keterangan resmi yang diakses Dream pada Jumat 18 Mei 2018.
Dia meminta setiap tindakan yang tak bertanggung jawab semacam itu dihentikan. " Saya berharap bahwasanya apa yang sudah terjadi cukup sampai di situ saja," ucap dia.
Menurut Ma'ruf, Islam melarang pembunuhan karena tindakan menghilangkan satu orang sama artinya dengan membunuh semua orang. " Karena itu saya sangat prihatin sekali dengan peristiwa pengeboman yang terjadi berturut-turut," ujar dia.
Ma'ruf meminta umat Muslim tetap teguh pada jalan Islam yang sejati, jalan yang mengasihi dan menyayangi. Dia juga memohon umat Islam kembali ke jalan Allah SWT.
" Jalan yang saling mencintai, menyayangi, diantara Muslim terutama tawaddud dan tarahum," ucap dia.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha