Kisah Wanita yang Tak Pernah Duduk Selama 30 Tahun

Reporter : Nabila Hanum
Kamis, 19 Mei 2022 14:01
Kisah Wanita yang Tak Pernah Duduk Selama 30 Tahun
Wanita ini tidak bisa duduk selama 30 tahun karena penyakit langka

Dream - Seorang wanita Polandia harus menanggung sakit luar biasa karena tidak bisa duduk selama 30 tahun. Wanita malang ini hanya bisa berdiri setelah berusia 21 tahun karena kondisi medis yang langka.

Joanna Klich memiliki penyakit langka di mana pinggulnya menyatu dengan persendian. Kelainan ini menyebakan ia tidak pernah duduk sejak balita. Ia hanya bisa berdiri atau berbaring.

Dikutip dari New York Post, dokter menyebut kondisi genetik langka ini sebagai atrofi otot tulang belakang, yang melemahkan otot dan mengganggu gerakan.

1 dari 4 halaman

“ Aku tidak pernah bisa duduk, yang bisa saya lakukan hanyalah berdiri. Ibuku memberitahuku bahwa aku bisa duduk saat masih kecil, tapi aku tidak ingat itu. Yang aku ingat hanya bisa berdiri sejak kecil," kata Joanna

Terlepas dari keterbatasannya, Joanna masih ingat menjalani kehidupan normal sampai berusia 21 tahun.

Gejalanya memburuk ketika dia pindah ke Stoke-on-Trent, Inggris Tengah dengan pacarnya pada tahun 2011 dan sekarang menggunakan kursi roda vertikal.

Setelah 30 tahun hanya bisa berdiri, wanita 32 tahun itu khawatir kakinya akan segera menjadi tidak cukup kuat untuk menopangnya.

2 dari 4 halaman

Sekarang Joanna tengah berputus asa untuk memulai spesialis fisioterapi karena biaya yang mencapai ribuan pound.

" Saya kesakitan setiap hari karena saya tidak memiliki dukungan untuk berat badan saya dan lutut saya lemah. Saya merasa lutut kiri saya akan segera patah dan akhirnya tidak bisa berdiri lagi," ujarnya.

Joanna mengaku tidak bisa membayangkan hanya bisa berbaring karena lututnya patah setelah sekian lama menopang badannya.

Setelah pindah ke Inggris pada tahun 2011 saat berusia 21 tahun, Joanna memulai bisnis sebagai teknisi kuku. Namun ia mulai kesulitan karena 15 jam sehari dia dipaksa untuk berdiri.

3 dari 4 halaman

Pada tahun 2016, Joanna harus mulai menggunakan kursi roda vertikal untuk menopang dirinya sendiri dan bergerak. Bukannya membaik, rasa sakit di lutut Joanna semakin tidak tertahankan sehingga ia harus berhenti bekerja pada tahun 2019.

Kini ia selamanya akan bergantung dengan kursi roda vertikal meski harus menahan rasa sakit karena lututnya yang lemah menopang berat badannya.

Joanna juga membutuhkan respirator untuk membantunya bernapas di malam hari karena paru-parunya lebih lemah saat berbaring.

4 dari 4 halaman

Ia pun harus menghadapi tidak bisa memiliki anak karena kondisinya bersama kekasihnya, Dariusz Suchowiak, 46 tahun.

Dia takut kakinya akan segera menyerah dan dia tidak lagi mampu berdiri. Joanna mengaku tengah mengumpulkan £6.000 untuk fisioterapi untuk meredakan ketegangan pada ototnya dan untuk menghindari operasi yang berisiko.

“ Fisioterapi akan membuat saya lebih kuat, sehingga otot-otot saya akan lebih kuat dan tidak akan membuat berdiri terlalu sulit," katanya.

Beri Komentar