Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya Syekh Ali Jaber pada puku; 08.3 WIB di Rumah Sakit Yarsi, Jakarta, Kamis 14 Januari 2021.
" Innalillaahi wainna ilaihi roji’uun. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu’anhu. Saya mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya Syekh Ali Jaber," kata Ma'ruf Amin dalam channel YouTube Wakil Presiden, Kamis 14 Januari 2021
Ma'ruf Amin mengenal Syekh Ali Jaber sebagai sosok ulama yang karismatik, selalu menyampaikan dakwah sejuk serta memberikan motivasi kepada umat untuk tetap bertakwa.
" Seorang ulama karismatik yang dakwahnya sejuk dan menenangkan, jangkauan dakwahnya sangat luas serta selalu memotivasi umat untuk terus bersatu dalam ketakwaan kepada Allah SWT," kenang Ma'ruf Amin.
Tidak hanya itu, Ma'ruf juga mengucapkan bela sungkawa kepada para ulama lain yang berpulang di tengah pandemi Covid-19.
Dia mendoakan Syekh Ali Jaber beserta para ulama yang telah mendahului agar diterima amal ibadahnya serta dimaafkan segala kesalahan oleh Allah SWT.
" Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan atas musibah itu," terangnya.
Dia pun berharap seluruh umat bisa melanjutkan syiar dan dakwah para ulama yang telah wafat. Serta menyebarkan ajaran islam yang menyejukkan.
" Mari kita lanjutkan syiar dan da’wah mereka dengan terus menyebarkan ajaran islam yang menyejukkan dan menenangkan," tutupnya.
Sumber: merdeka.com
Dream - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menyampaikan rasa duka mendalam atas meninggalnya Syekh Ali Jaber. Lewat Instagram, dia membagikan momen pertemuan terakhirnya dengan dengan Syekh Ali Jaber.
" Ini adalah momen pertemuan terakhir saya dan @syekh.alijaber secara fisik sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 12 November 2019," tulis Sandiaga, Kamis 14 Januari 2021.
Sandiaga lalu memanjatkan doa agar Syekh Ali dapat tenang dan diampuni seluruh dosanya.
" Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu anhu. Ya Allah, ampunilah dia, berilah dia rahmat-Mu, kesejahteraan, serta maafkanlah kesalahannya," doa Sandiaga.
Sandiaga juga berharap agar Syekh Ali meninggal dalam keadaan husnul khotimah.
" Semoga almarhum meninggalkan kita dalam keadaan husnul khotimah.. Aamiin aamiin ya rabbal alamin," Sandiaga menandasi.
Syekh Moh Ali Jaber meninggal dunia. Dai kelahiran Madinah ini sebelum meninggal dirawat di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta.
Hasil pemeriksaan, Syekh Ali Jaber meninggal dalam kondisi negatif Covid-19. Sebelumnya, Syekh Ali Jaber sempat menjalani perawatan setelah dinyatakan positif Covid-19.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya