Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menutupi Embun Es Di Lahan Pertanian Di Pegunungan Dieng, Jawa Tengah (Foto: Twitter @sutopo_PN)
Dream - Suhu udara yang dingin dirasakan warga di sejumlah wilayah di Indonesia. Bahkan di Pegunungan Dieng, Jawa Tengah, muncul fenomena menarik, yaitu embun yang menjadi es.
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan, embun es tersebut menutupi permukaan tanah dan lahan pertanian. Meski jarang terjadi, kata dia, fenomena dingin cuaca saat ini tergolong normal.
" Fenomena dinginnya cuaca saat ini adalah normal saat kemarau," ucap Sutopo dalam cuitannya, Jumat, 6 Juli 2018. Dia menjelaskan, cuaca cerah saat siang hari menyebabkan potensi terjadinya hujan sangat kecil. Kondisi ini disebabkan angin dominan berasal Australia bersifat kering.
Embun es menutup permukaan tanah dan lahan pertanian di Pegunungan Dieng. Fenomena dinginnya cuaca saat ini adalah normal saat kemarau. Cuaca cerah siang hari menyebabkan potensi terjadinya hujan menjadi minim. Angin dominan dari Australia bersifat kering. pic.twitter.com/AelOfuMbaV
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN)July 6, 2018
Kondisi suhu yang relatif 'tak biasa' banyak dikeluhkan masyarakat. Di Kota Bandung, suhu malam hari tercatat mencapai 17 derajat Celcius.
Dilansir Merdeka.com, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas I Bandung, Tony Agus Wijaya, mengatakan, fenomena ini bukan keanehan.
" Hari ini di Kota Bandung suhu udara maksimum di siang hari 30 derajat Celcius. Sementara suhu udara minimum di dini hari 17 derajat Celcius. Ini adalah hal yang wajar, setiap tahunnya di bulan Juli," ujar Tony.
Tony memprediksi musim kemarau saat ini cukup normal, dengan tingkat curah hujan yang mulai berkurang. Puncak musim kemarau diprediksi terjadi hingga Agustus 2018.
" Puncak kemarau di Agustus, tetapi di musim kemarau ada potensi gangguan cuaca jangka pendek yang menyebabkan hujan durasi singkat di musim kemarau," kata Tony.
(Beq)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya