Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Robert Dan Sean Saat Penyerahan Mobil (mirror.co.uk)
Dream - Momen mengharukan muncul dari pasangan Sean Merrill dan istrinya, Darilyn. Mereka memutuskan menyumbangkan mobil kepada pria paruh baya penjaga sekolah, Robert Ford.
Suatu malam, Sean dan Darilyn berhenti di sebuah lampu merah. Sesaat kemudian, mereka melihat Robert berjalan menyeberang di depan mobil mereka.
" Saya tengah berhenti di lampur merah, saya melihat pria paruh baya menyeberang di depan mobil saya," kata Sean.
" Saat itu sekitar pukul 21.45 dan pria ini terlihat begitu lelah setelah seharian bekerja, berjalan sambil membawa kotak makan siang di tangannya dan kepalanya menunduk," ungkap Sean
" Saya merasakan dorongan yang kuat untuk menghentikan dia dan bertanya apakah dia butuh tumpangan. Istri saya setuju, jadi saya menepi," lanjut Sean.
Sean menceritakan, Robert sangat butuh bus. Malam itu, dia ketinggalan bus.
" Butuh waktu dua setengah jam menggunakan transportasi publik agar dia bisa bekerja, juga saat dia pulang," ungkap Sean.
Setelah mengantar Robert, pasangan ini mengajak adik iparnya, Kathy membuat gerakan penggalangan dana dinamai GoFundMe. Gerakan itu dimaksudkan untuk mengumpulkan uang membeli mobil.
Sean yang merupakan mekanik dan pemilik bengkel Nobori Auto, mendapat sebuah mobil yang tepat lalu memberikan kepada Robert setelah uang donasi terkumpul.
Robert begitu terharu dengan kebaikan pasangan ini. Dia sampai menangis ketika menerima kunci mobil dari Sean.
" Jika bukan karena mereka, saya akan tetap naik bus. Saya berutang banyak kepada mereka, dan saya akan melakukan yang terbaik untuk menolong orang lain," kata Robert.
Sean mengatakan, " Saya pikir sangat penting untuk sejenak berhenti dan memikirkan orang lain dan berpikir mereka adalah orang seperti Anda. Mereka menjalani perjuangan yang sama, meski pengalaman mereka berbeda, tapi setiap orang butuh bantuan sekarang dan lagi."
Sumber: mirror.co.uk
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya