Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Saat ini para ilmuwan di Eropa sedang sibuk dengan temuan mereka, berupa planet unik yang diduga kaya batu rubi dan safir.
Dalam edisi terbaru Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, sekelompok ilmuwan Eropa membahas penemuan exoplanet atau planet di luar Tata Surya yang diduga mengandung batu rubi dan safir dalam jumlah besar.
Penemuan batu mulia di exoplanet bernama HD219134 b itu menimbulkan pertanyaan tentang asal-usul pembentukan planet dan unsur kimia yang terkandung di dalamnya.
Menurut salah satu ahli astronomi dan penulis penelitian, Amy Bonsor, awalnya dia dan rekan-rekannya hanya ingin mempelajari komposisi batuan exoplanet.
Penelitian tersebut memperlihatkan bahwa batuan di permukaan exoplanet ternyata mengandung kalsium dan aluminium. Namun, tim ilmuwan dari University of Cambridge itu dibuat terkejut setelah mereka menemukan planet HD219134 b.
HD219134 b adalah sebuah planet di luar Tata Surya atau exoplanet yang berjarak 21 tahun cahaya, di konstelasi Cassiopeia.

Planet yang mengorbit bintangnya hanya dalam tiga hari itu memiliki permukaan yang berbatu-batu namun hampir mirip dengan keadaan di Bumi.
HD219134 b sekitar 10 hingga 20 persen lebih padat daripada exoplanet mirip Bumi lainnya. Namun memiliki konsentrasi kalsium dan aluminium yang lebih tinggi.
Seperti diketahui, konsentrasi kalsium dan aluminium yang tinggi merupakan salah satu elemen penting dalam pembentukan batu mulia.
Planet HD219134 b memiliki kondisi suhu tinggi yang memfasilitasi pembentukan batu mulia. Hal ini membuat para peneliti percaya bahwa HD219134 b kaya akan batu rubi dan safir.
Sebagai hasil dari temuan baru, tim ilmuwan Eropa berhipotesis bahwa kelas baru exoplanet berbatu ada yang terbuat dari sejumlah besar kalsium dan aluminium.
Menurut mereka, ada dua contoh eksoplanet lainnya yang memiliki ciri hampir sama dengan HD219134 b, yaitu 55 Cancri e dan WASP-47 e.
" Exoplanet itu benar-benar beragam dan sangat berbeda dari Bumi kita sendiri. Unsur pembentuk exoplanet berbatu - terutama yang kelas Bumi super - sebenarnya juga jauh lebih luas daripada yang diperkirakan sebelumnya," kata Bonsor.
Sumber: Popular Science
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya