Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Negara Hancur, Kerabat Presiden Berfoya-foya di Negeri Orang

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 17 Oktober 2016 17:43
Negara Hancur, Kerabat Presiden Berfoya-foya di Negeri Orang
Mulai dari tinggal di apartemen hingga mengendarai mobil mewah di Eropa. Sungguh ironis.

Dream – Ketika Suriah dilanda perang sipil, rakyat Suriah hidup di dalam keprihatinan. Mereka berjuang untuk mempertahankan hidupnya di negara yang tengah “ membara” ini.

Namun, kehidupan tersebut tidak dirasakan oleh kerabat para pejabat Suriah. Mereka justru menikmati hidupnya dengan hartanya yang bergelimang.

Dilansir dari Daily Mail, para kerabat ini justru bisa tidur nyenyak di apartemen di London dan di Paris. Bahkan, mereka bisa mengendarai mobil-mobil supermewahnya.

Tak percaya? Tengok kehidupan paman Presiden Suriah, Bashar Al-Assad, Rifaat al-Assad, yang menukar rumah berkamar sembilan di London dengan sebuah properti ekslusif di Marbella’s Exclusive Gray D-Albion Estate. Putra Rifaat, Siwar, tinggal tak jauh darinya. Siwaar tinggal di rumah mewah berkamar delapan di Crown Estate di Oxshott di Surrey.

Ada juga Abdel Halim Khaddam yang membantu mantan presiden Suriah, Hafez Assad, untuk merebut kekuasaan pada 1970-an, kini hidup di Villa Said, Paris.

Sebut juga mantan menteri pertahanan era Hafez, Mustafa Tlass yang kini tinggal di hidup tenang bersama anak perempuan, Nahed Ojjeh, dan cucunya Akram. Nahed kini menjadi sosialita di Paris dan kerap tuan rumah pesta besar, sementara Akram kerap memamerkan kekayaannya lewat jejaring sosial. Akram sering mengunggah foto-foto ketika mengendarai Bugatti dan Ferrari.

Keluarga al-Assad ini mengasingkan diri usai gagal melawan saudaranya, Hafez yang notabene adalah ayah Bashar.

Dia menghabiskan waktu 30 tahun lebih hidup dalam kemewahan di Paris, London, dan Marbella. Aset keluarga ini diprediksi mencapai US$64 juta (Rp835,26 miliar).(Sah)

Beri Komentar