Data 1,8 Juta Wanita Bocor, Termasuk Masa Suburnya

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 13 Maret 2019 14:00
Data 1,8 Juta Wanita Bocor, Termasuk Masa Suburnya
Termasuk status pernikahan dan percakapan pribadi.

Dream - Peneliti sistem keamanan jaringan digital, Victor Gevers, mengungkap data keamanan 1,8 juta perempuan China yang berusia 15 hingga 39 tahun.

Data yang dibuka Victor tersebut mencangkup nomor telepon, koordinat GPS, foto profile, nomor identitas, dan status `breedready` atau dalam usia subur.

Sebanyak 89 persen data itu berasal dari perempuan yang tinggal di Beijing. Selain identitas, data yang ditemukan itu juga memuat status apakah si perempuan berada dalam pengawasan keamanan `HasVideo` atau apakah video mereka dapat diakses.

Menurut laman Bleeping Komputer, Victor menyebut sebagian besar perempuan yang ditemukan di data tersebut berstatus lajang dan berusia 15 tahun. " Ini tidak masuk akal," kata Victor, dikutip pada Selasa, 12 Maret 2019.

Dalam unggahannya ke dunia maya, Victor tak menjelaskan secara detail pemilik data tersebut. Pada cuitan terakhirnya, dia menyebut database itu tak lagi dapat diakses melalui jaringan internet.

1 dari 1 halaman

Diduga Pemilik Data Ini...

Dugaan Victor, data para perempuan itu berasal dari layanan kencan online di Beijing.

Selain data itu, Victor juga menemukan penggalian data yang dia sebut `tidak bisa diabaikan`. Sepekan lalu, dia menemukan 18 database tanpa perlindungan dari enam platform media sosial di China.

Konten dari database tersebut berisi nama, nomor identitas, foto, lokasi GPS, info jaringan, percakapan publik dan pribadi, serta pertukaran data pribadi.

Beri Komentar