Pengacara Tomy Winata Serang Majelis Hakim di PN Jakarta Pusat

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 18 Juli 2019 19:49
Pengacara Tomy Winata Serang Majelis Hakim di PN Jakarta Pusat
Pukulan mengenai hakim 1.

Dream - Pengacara Tomy Winata, berinisial D, menyeran majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) saat persidangan tengah berlangsung.

Majelis hakim yang menjadi korban penyerangan diketahui tengah menangani perkara perdata nomor 223/pdt.G/2018/JKT Pst antara Tommy Winata selaku penggugat melawan PT PWG

Humas PN Jakarta Pusat, Makmur, menjelaskan aksi penyerangan sekitar pukul 16.00 WIB itu terjadi ketika majelis hakim sedang membacakan putusan. Dalam salah satu putusannya, majelis hakim pada bagian pertimbangan mengurangi petitum digugat.

" Sehingga kuasa pihak TW selaku Penggugat inisial D berdiri dari kursi kemudian melangkah ke depan majelis hakim," ujar Makmur di PN Jakpus, Kamis, 18 Juli 2019.

Makmur, mengatakan, D kemudian melepas ikat pinggang untuk menyerang majelis hakim. Ikat pinggang itu sempat mengenai dua hakim yang sedang membacakan putusan.

" Mengenai Ketua Majelis Hakim HS pada bagian jidat dan sempat mengenai hakim anggota 1, DB," kata dia.

Pengacara tersebut langsung diamankan pihak keamanan PN Jakpus. Pelaku itu kemudian dibawa ke Polsek Kemayoran untuk proses hukum lebih lanjut.

(Sah, Sumber: Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

1 dari 5 halaman

Kronologi Dugaan Pemukulan Dipo Latief oleh Nikita Mirzani

Dream - Dipo Latief melaporkan Nikita Mirzani ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan penganiayaan. Menurut Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Stefanus Michael Tamuntuan, Dipo mengaku bagian wajahnya mendapatkan kekerasan dari wanita yang tengah menuntut perceraian tersebut.

"Menurut keterangan dari pelapor, yaitu saudara DL, ini mengatakan mengalami penganiayaan di bagian tubuh, kekerasan fisik itu di bagian wajah," kata Stefanus di Polres Jakarta Selatan, Selasa 7 Agustus 2018.

Dipo, kata dia, sudah melakukan visum dan hasilnya pun akan segera keluar. Jika nantinya Nikita terbukti melakukan kekerasan, maka bisa dijerat dengan Undang-Undang KDRT.

 

Beauty is not in the face, beauty is a light in the heart. Muse @nikitamirzanimawardi_17 Photographer by @riomotret @riomotretofficial Styled @iwanlatiff Mua by @rama_jee Dress @vivizubediofficial Asst. @devikaelnora @yantiyoris123 Floral stylist decoration by @realninanasution #riomotret #RIOMOTRET2018 #riocelebritybeautyportrait #IndonesiancelebritybyRIOMOTRET

A post shared by Nikita Mirzani (@nikitamirzanimawardi_17) on

"Berdasarkan laporan dan keterangan tersebut sehingga kami lakukan permintaan visum. Hasil visum tinggal kita ambil, sudah kita layangkan suratnya. Kemudian karena ini terkait masalah dalan rumah tangga tentunya ya yang kita kenakan undang-undang KDRT," imbuhnya.

2 dari 5 halaman

Awal Pertengkaran

Stefanus menambahkan, dugaan KDRT yang dilakukan Niki terhadap Dipo berawal dari pertengkaran. Saat bertengkar itulah diduga Nikita memukul wajah Dipo.

" Ada pun permasalahan itu menurut dari korban, awalnya ada cekcok, kemudian ya masalah dalam keluarga sehingga itu merujuk adanya tindakan penganiayaan dan di situ saudara DL selaku korban melaporkan NM," papar Stefanus.

 

3 dari 5 halaman

Nikita Mirzani Dilaporkan Dipo Latief

Dream - Nikita Mirzani lagi-lagi harus berurusan dengan pihak kepolisian. Kali ini Nikita dilaporkan suami sirinya, Dipo Latief, ke Polres Jakarta Selatan.

" Iya benar, benar. Untuk tuduhan (dugaan) penganiayaan. Iya ini sementara yang kita tangani laporannya Dipo atas Nikita Mirzani, tuduhannya penganiayaan," kata Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Stefanus Tamuntuan saat dihubungi, Jumat 3 Agustus 2018.

 Nikita Mirzani Ungkap Dipo Latief Banyak Hutang

Menurut Stefanus kasus ini sudah dalam tahap penyidikan. Bahkan Nikita sudah dilakukan pemanggilan pemanggilan.

" Sedang dalam proses penyelidikan. Sudah kita dipanggil, sudah lama," ucapnya.

 Nikita Mirzani Berbusana Muslim Serba Putih

Stefanus menambahkan kini status Nikita belum tersangka dan masih dalam status saksi karena masih dalam penyidikan. " Kita masih periksa saksi-saksi dulu," tuturnya.

4 dari 5 halaman

Muslimah Jadi Korban Pemukulan Karena Kenakan Hijab

Dream - Seorang wanita muda menjadi korban pemukulan saat berjalan di Pusat Kota Birmingham, Inggris. Diduga, pemukulan itu terjadi lantaran wanita bernama Choudhury, 18 tahun ini mengenakan hijab.

Choudhury diketahui tengah berjalan di New Street, Birmingham. Saat tiba-tiba, seseorang mengenakan kaos abu-abu mendatangi dan memukulnya di bagian wajah.

Dia percaya pemukulan itu dilakukan karena hijab yang dikenakannya. Alasannya, pelaku sepertinya tidak tertarik dengan tas miliknya.

" Saya hanya bisa berpikir ini bisa terjadi karena dia melihat hijab saya dan tidak mengambil tas atau benda apapun milik saya," kata Choudhury kepada harian Birmingham Mail.

 

5 dari 5 halaman

Luka Memar

" Saya telah tinggal di Birmingham sepanjang hidup saya dan saya tidak pernah mengalami kejadian seperti ini sebelumnya," lanjut dia.

Pemukulan itu terjadi pada Senin, 23 November 2015 sekitar pukul 07.30 waktu setempat. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan menyebut tindakan itu didasari atas kebencian.

Choudhury mengalami luka memar di wajahnya. Tetapi, dia merasa lebih terluka secara psikologis. Dia mengatakan saat ini dia merasa takut berjalan-jalan di kota sendirian.

" Orangtua saya begitu takut kemudian memberitahu saya agar melepas hijab. Ibu saya menyarankan untuk menggantinya dengan topi," ungkap dia.

Sumber: metro.co.uk

Beri Komentar
Summer Style 2019