Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Dream - Penyidik yang terdiri dari Tim Inafis dan Tim Identifikasi Polresta Denpasar kembali melakukan pemeriksaan di lokasi pembunuhan bocah 8 tahun, Angeline (Engeline). Pemeriksaan itu dilakukan untuk mengumpulkan bukti tambahan terkait proses penyidikan kasus terbunuhnya bocah malang tersebut.
Para penyidik tiba di lokasi di Jalan Sedap Malam Nomor 26, Denpasar, Bali pada pukul 10.00 WITA. Pemeriksaan dilakukan selama kurang lebih 1,5 jam.
Usai melakukan penyidikan, tim membawa sejumlah barang untuk diperiksa. Beberapa barang tersebut seperti sebilah bambu dengan panjang 1 meter dengan diameter 5 cm juga tas sekolah milik Angeline.
Tas berwarna pink bergambar boneka kuda dan bertuliskan 'My Little Pony' ini merupakan tas sekolah yang kerap digunakan Angeline. Tas itu tersimpan di dalam kamar.
" Diambil dari dalam kamar," ujar petugas.
Tetangga Margriet yang merupakan penjaga warung, Wahidah, membenarkan tas itu milik Angeline. Dia kerap melihat Angeline membawa tas tersebut.
" Ya, benar. Itu tas Angeline. Kalau mau berangkat sekolah digendong tasnya. Kalau pulang sekolah, diseret tasnya," ungkap Wahidah.
Laporan: Berry Putra
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?


Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih