Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Laura Heath Dibully Karena Pakai Makeup Di Saat Bertugas. (Foto: Instagram Laura Heath)
Dream - Di tengah wabah virus corona, Covid-19, tim medis seperti dokter, perawat, dan petugas kesehatan menjadi garda terdepan untuk merawat para pasien yang terjangkit virus tersebut.
Para tenaga medis ini berkorban waktu dan tenaga demi menyembuhkan para pasien agar bisa pulang ke keluarga. Sementara mereka sendiri tak punya waktu untuk berkumpul dengan keluarga, bahkan sedikit menghibur diri sekalipun.
Satu-satunya hiburan bagi dokter, perawat, dan petugas medis perempuan mungkin merias diri saat senggang dari bekerja merawat pasien Covid-19.
Hal itulah yang dilakukan seorang perawat Inggris bernama Laura Heath. Laura mengunggah foto dirinya yang memakai makeup di Facebook.
Tapi di saat sebagian besar memuji dan berterima kasih atas dedikasinya yang bekerja melawan virus corona, masih ada yang mencibir Laura karena memakai makeup saat bekerja.
" Malah bangga jadi petugas medis bermakeup tebal dan kemudian unggah foto," sindir seorang netizen.
" Apa-apaan ini? Lihat aku cantik dan bekerja di NHS (semacam BPJS di Inggris). Foto selfie demi beberapa Likes sementara orang lain sekarat," komentar pedas netizen lainnya.
" Serius? Aku pikir kamu masih punya banyak pekerjaan penting lainnya selain pamer makeup," kata netizen.
" Sekarang ini ada krisis nasional. Berhenti foto selfie demi mendapat perhatian," ujar netizen lainnya.
Laura merasa kecewa dengan reaksi netizen terhadap foto selfie dirinya. Gadis 24 tahun itu juga muak karena orang hanya menilai dia dari penampilannya.
Padahal, menurut Laura, dia memakai makeup dan mengambil foto selfie setelah mengerjakan semua tugasnya merawat pasien Covid-19.
" Saya mengambil foto pakai makeup setelah jam giliran kerja merawat pasien Covid-19 berakhir. Saya kemudian memposting foto itu dengan caption bahwa saya bangga menjadi paramedis.
" Awalnya banyak yang memuji dan mengucapkan terima kasih kepada saya dan teman-teman paramedis lainnya yang bekerja di garis terdepan melawan corona. Tapi tiba-tiba muncul komentar yang mengkritik makeup dan penampilan saya," kata Laura.
Laura mengatakan dia mendapat cemooh seperti memakai makeup terlalu tebal. Padahal, dia tidak memasang bulu mata palsu, bronzer atau eyeshadow. Dia berusaha memakai makeup seminimal mungkin.
Yang membuat Laura semakin sedih adalah komentar yang menyebutkan bahwa gara-gara dia sibuk memakai makeup, banyak pasien Covid-19 yang meninggal dunia.
" Ada komentar yang menyalahkan saya atas meningkatnya kematian selama pandemi ini, dan orang-orang menolak saya tangani begitu melihat saya," katanya.
Laura merasa semua komentar dan cibiran ini membuatnya sedih dan sakit hati. Dia tidak bisa mengerti bagaimana orang bisa menunjukkan kebencian yang begitu besar kepadanya melalui foto.
" Yang ingin saya lakukan adalah menginspirasi orang-orang muda agar bisa berbuat sesuatu di tengah pandemi dan mengingatkan dunia untuk lebih ramah satu sama lain," pungkasnya.
(sah, Sumber: Metro.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya