Isu Pilot Tawarkan Pramugari Janda, Ini Kata Lion Air

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 18 November 2015 06:45
Isu Pilot Tawarkan Pramugari Janda, Ini Kata Lion Air
Sang pilot disebut menawarkan pramugari berstatus janda itu sebagai kompensasi penundaan penerbangan. Penumpang pun merasa geram.

Dream - Seorang penumpang pesawat Lion Air, Lambertus Maengkom, mengadu ke Dirjen Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan. Dia mengaku risih dengan ulah pilot pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT990, rute Surabaya-Denpasar, yang dia tumpangi.  

Dalam aduan itu, Lambertus mengatakan bahwa sang pilot menawarkan pramugari yang berstatus janda kepada penumpang sebagai kompensasi delay (penundaan penerbangan). Menurut dia, sang pilot memberikan tawaran aneh itu melalui pengeras suara di pesawat. 

" Kami ingin menanyakan kepada Dirjen Perhubungan, apakah merupakan standar prosedur seorang pilot maskapai menawarkan staf pramugari berstatus janda kepada penumpang berkali-kali lewat microphone," tulis Lambertus dalam aduannya, sebagaimana dikutip Dream dari laman bandara.web.id pada 15 November 2015.

Lambertus menambahkan, keanehan pilot JT 990 tak hanya itu saja. Saat pesawat lepas landas, para penumpang juga mendengar suara aneh dari pengeras suara di pesawat. Suara itu membuat penumpang semakin resah.

" Terdengar suara aneh dan mendesah selama penerbangan. Ini membuat penumpang ketakutan dan bertanya-tanya apakah pilot dalam kondisi tidak sehat, mabuk, atau dalam pengaruh narkoba," papar Lambertus.

Dikonfirmasi soal aduan ini, Kepala Humas Lion Air, Andy Saladin, mengaku akan mempelajarinya. Lion Air, tambah dia, akan melakukan investigasi dan menanyakan kepada saksi dan pihak terkait. Hasil investigasi akan keluar dalam 2 hingga 3 hari ke depan.

" Jika memang awak kami melakukan kesalahan prosedur maka akan ditindak tegas. Bisa dalam bentuk pemecatan," ujar Andy saat dikonfirmasi Dream melalui sambungan telepon, Selasa 17 November 2015. 

Beri Komentar
Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya