Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ratna Sarumpaet Diperiksa Di Polda Metro Jaya (Foto: Dream.co.id)
Dream - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menjadwalkan akan memeriksa Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S. Deyang siang nanti, terkait kasus hoaks Ratna Sarumpaet.
" (Dipanggil) jam 13.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin, 15 Oktober 2018.
Meski demikian, Argo belum mengetahui apakah Nanik akan memenuhi panggilan tersebut atau tidak.
Dalam kasus ini, Argo menyebut Nanik sebagai salah satu pihak yang menceritakan peristiwa penganiayaan yang dialami Ratna kepada Prabowo.
" Jadi Bu Nanik ini perannya adalah dia yang memberitahukan adanya bahwa RS dianiaya, memberitahukan pada Pak Prabowo, ini kita akan gali keterangannya seperti apa," ujar Argo, Jumat, 12 Oktober 2018.
Selain Nanik, polisi telah memeriksa Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais, dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Asiantoro.
Dalam kasus ini, polisi baru menetapkan satu tersangka yakni Ratna Sarumpaet.
Dream - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, polisi menambah kamera CCTV di sekitar area Rumah Tahanan (Rutan) tempat Ratna Sarumpaet ditahan.
" Intinya bahwa yang bersangkutan atau tersangka RS ini di lokasi Rutan di Polda Metro Jaya, kami tambah 4 buah CCTV," kata Argo di kantornya, Jakarta, Kamis 11 Oktober 2018.
Menurut Argo, polisi sengaja menambah CCTV untuk memantau siapa saja orang yang keluar masuk ke dalam Rutan.
" Nanti kami bisa memantau keluar masuknya orang siapa, yang besuk, siapa yang dateng, kita bisa tahu di situ," ucap dia.
Tak hanya memantau pergerakan orang, CCTV juga bisa membantu memantau makanan yang dibawa para pembesuk.
" Beberapa makanan yang disajikan dilakukan security food oleh Dokkes Polda Metro Jaya," ujar dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya